HARIANMEMOKEPRI.COM – Kedatangan perwakilan PT Sumber Sejahtera Logistik Prima (SSLP) ke rumah Kepala Dusun II Desa Linau untuk membahas rencana pembentukan tim koperasi baru mendapat penolakan dari warga setempat.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) itu dihadiri Kepala Desa, Kepala Dusun, RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga Desa Linau.
Namun alih-alih membahas pembentukan koperasi, warga justru menyampaikan berbagai keluhan dan menuntut perusahaan segera menyelesaikan sejumlah persoalan yang dinilai muncul akibat kebijakan sepihak.
Kepala Dusun II Desa Linau, Arfa, mengatakan sejak perusahaan mulai beroperasi hingga hampir lima tahun berjalan, berbagai permasalahan kerap muncul di tengah masyarakat.
Menurutnya, beberapa persoalan yang disoroti warga antara lain dugaan pelanggaran kesepakatan awal, proses perekrutan tenaga kerja yang dinilai tidak transparan, pemberhentian pekerja tanpa alasan jelas, hingga pengadaan material bangunan yang dipertanyakan.
“Sejak awal sampai sekarang, hampir lima tahun berjalan, banyak ditemukan permasalahan. Mulai dari pelanggaran perjanjian, proses perekrutan tenaga kerja, pemberhentian pekerja tanpa alasan jelas, hingga pengadaan material bangunan yang tidak transparan,” ujar Arfa kepada awak media.

