HARIANMEMOKEPRI.COM – Lima hari setelah ditemukannya sebuah kapal tanker tanpa awak di perairan Pulau Kecil Pekajang, Desa Pekajang, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, hingga kini belum ada kejelasan mengenai status, kepemilikan, maupun tindak lanjut resmi dari pihak berwenang.

Kapal tanker bernama POLO IMO 9124706 ZANBIZAR tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat pada Kamis (25/12/2025) dalam kondisi hanyut tanpa satu pun awak kapal di dalamnya. Penemuan tersebut sontak menghebohkan warga Desa Pekajang dan masyarakat sekitar.

Namun hingga Selasa (30/12/2025), perkembangan penanganan kapal tersebut belum juga disampaikan secara terbuka kepada publik.

Minimnya informasi resmi dari pihak pemerintah desa memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Upaya konfirmasi yang dilakukan harianmemokepri.com kepada Kepala Desa Pekajang, Azmi Jailani, sejak awal penemuan hingga beberapa hari setelahnya tidak membuahkan hasil.

Kepala desa terkesan enggan memberikan keterangan meski telah dihubungi berulang kali.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pekajang, Anugerah, saat dikonfirmasi pada 27 Desember 2025 mengaku tidak mengetahui adanya penemuan kapal tersebut.

“Waalaikumsalam, kurang tahu saya, posisi saya di Dabo,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Ketika kembali dimintai keterangan pada 30 Desember 2025 terkait perkembangan penanganan kapal guna menghindari munculnya asumsi publik yang keliru, Anugerah kembali menyatakan ketidaktahuannya.

“Saya kurang tahu pak, sebab saya berada di Lingga. Hubungi kades saja, beliau berada di lokasi,” katanya.