HARIANMEMOKEPRI.COM – PDAM Tirta Lingga Cabang Daik bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada pelanggan terdampak gangguan pipa transmisi di wilayah Kelurahan Daik dan sekitarnya, Kamis (16/7/2026).
Pendistribusian air bersih dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama proses perbaikan pipa transmisi yang mengalami gangguan sejak Selasa (14/7/2026).
Adapun wilayah menjadi prioritas penyaluran air bersih meliputi kawasan Seranggong, Cening, dan Desa Kelombok.
Ketiga wilayah tersebut terdampak langsung akibat terganggunya suplai air dari jaringan distribusi utama.
PDAM Tirta Lingga menyampaikan, hingga saat ini tim teknis masih terus melakukan perbaikan pada jaringan pipa transmisi agar distribusi air kepada pelanggan dapat kembali normal secepatnya.
Selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat diimbau menyiapkan wadah penampungan seperti ember, jeriken, drum, atau wadah lainnya untuk mempermudah dan mempercepat proses pendistribusian air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Octanius Wirsal, mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya penanganan dilakukan PDAM Tirta Lingga dengan mengerahkan armada beserta personel untuk membantu distribusi air bersih kepada warga.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap terpenuhi.
Karena itu BPBD Kabupaten Lingga bersama PDAM Tirta Lingga bergerak cepat melakukan distribusi air bersih ke wilayah terdampak gangguan pipa transmisi.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan dapat memanfaatkan bantuan air bersih ini dengan bijak sambil menunggu proses perbaikan jaringan selesai dilakukan,” ujar Octanius Wirsal.
Ia menambahkan, koordinasi antara BPBD dan PDAM Tirta Lingga akan terus dilakukan agar seluruh pelanggan yang terdampak tetap memperoleh layanan air bersih hingga perbaikan jaringan selesai.
Pemerintah Kabupaten Lingga melalui BPBD dan PDAM Tirta Lingga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Masyarakat diharapkan bersabar dan tetap mendukung proses perbaikan agar layanan distribusi air bersih dapat kembali normal dalam waktu dekat

