Ia juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, LSM, organisasi kepemudaan, mahasiswa, akademisi, pelaku usaha, nelayan, petani hingga organisasi kemasyarakatan.

“Mari kita jadikan Mubes ini sebagai momentum menyatukan pikiran, gagasan, dan solusi demi kemajuan daerah yang kita cintai,” ajaknya.

Sebagai pesan moral, Tengku Nazwar turut menyampaikan ungkapan yang menurutnya menggambarkan pentingnya keterbukaan dan keberanian masyarakat dalam menjaga kehidupan bersama.

“Raja alim, raja disembah. Raja zalim, raja disanggah. Buka hati, buka mata, buka telinga, agar kehidupan mudah terjaga,” tutupnya.