HARIANMEMOKEPRI.COM — Pernahkah anda mengalami gejala sakit pinggang sebelah kanan? terutama saat bangun tidur, ini merupakan keluhan yang sering terjadi secara umum.

Kondisi sakit pinggang sebelah kanan ini membuat kita mengalami rasa nyeri sehingga menyebabkan terganggu aktivitas sehari-hari. Namun sakit pinggang sebelah kanan bisa sembuh dengan sendirinya, bahkan sakit pinggang sebelah kanan juga banyak yang menyepelekan walaupun penyakit ringan.

Berikut ini penyebab sakit pinggang sebelah kanan

1. Penyempitan Tulang Belakang
Sakit pinggang sebelah kanan bisa muncul sebagai tanda penyempitan tulang belakang. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal, tapi umumnya disebabkan oleh radang sendi.

Baca Juga: Dengarkan Keluhan Masyarakat, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Gelar Jumat Curhat

Resiko peradangan pada sendi disebut berkaitan dengan pertambahan usia. Biasanya, sakit pinggang sebelah kanan akibat penyempitan tulang belakang akan terasa semakin buruk saat beraktivitas dan mereda saat tubuh diistirahatkan.

2. Cedera
Cedera juga bisa menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan. Kondisi ini biasanya terjadi pada tulang belakang, termasuk bagian bantalan tulang.

Saat bagian ini mengalami cedera, biasanya akan terjadi penekanan saraf yang ada di sekitar dan hal itu yang menyebabkan munculnya rasa sakit. Biasanya, nyeri akan semakin terasa saat mengangkat beban berat atau berlebih.

Baca Juga: Melalui Zakat Profesi ASN, Walikota Tanjungpinang Serahkan Bantuan Sembako Dari Baznas

3. Masalah pada Otot
Otot yang ada pada punggung juga bisa mengalami gangguan. Nah, masalah pada otot tersebut bisa menjadi pemicu munculnya sakit pinggang sebelah kanan.

Area ini juga bisa mengalami cedera dan kekakuan otot. Kondisi ini bisa memicu gejala berupa kram pada otot atau kedutan otot. Biasanya, gejala akan muncul secara mendadak atau sulit dikendalikan.

4.Gangguan Ginjal
Gangguan pada ginjal sebelah kanan bisa menjadi penyebab seseorang mengalami sakit pinggang. Tentu saja, sakit pinggang sebelah kanan terdapat sejumlah gangguan ginjal yang bisa menyebabkan sakit pinggang sebelah kanan, termasuk batu ginjal atau infeksi ginjal.

Baca Juga: DPRD Kota Batam Gelar Rapat Paripurna Dengan Agenda Jawaban Pandangan Umum Ranperda Oleh Pemko Batam

5. Masalah Empedu
Selain pada ginjal, masalah kesehatan juga bisa menyerang empedu. Nah, penyakit ini ternyata juga dapat ditandai dengan sakit pinggang sebelah kanan.

Empedu merupakan bagian dari organ hati yang memiliki fungsi mencerna lemak dalam tubuh. Organ ini terletak pada perut bagian kanan. Masalah pada empedu bisa memicu rasa sakit yang semakin lama bisa menjalar hingga ke pinggang sebelah kanan.

Adapun salah satu masalah empedu yang dapat menyebabkan rasa sakit pada pinggang sebelah kanan adalah batu empedu. Kondisi ini umumnya menimbulkan nyeri pinggang kanan yang menjalar hingga ke perut dengan demam dan pusing.

Baca Juga: Keisha Alvaro Resmi Pacaran Dengan Frislly Herlind Saat Momen Satu Panggung Bersama Pasha Ungu

Dari 5 penyebab sakit pinggang sebelah kanan diatas, lantas bagaimana cara mengatasinya?

Jika masalah saraf atau otot adalah penyebab punggung bawah di sebelah kanan, dokter mungkin akan memberikan suntikan kortikosteroid epidural.

Terutama jika pengidap sakit pinggang sebelah kanan merasakan rasa sakit dan kehilangan mobilitas.

Jika radang usus buntu menjadi penyebabnya dan penggunaan antibiotik tidak membuahkan hasil, dokter akan merekomendasikan pembedahan darurat untuk mengangkat usus buntu.

Baca Juga: Putra Bungsu Zaskia Adya Mecca Alami Demam Tinggi Hingga 40 Derajat Celcius, Ini Info Selengkapnya

Sementara itu, penanganan darurat untuk meredakan rasa nyeri dan ketidaknyamanan sakit pinggang adalah:

Tetap beraktivitas namun pastikan untuk membatasi gerakan yang dapat memicu nyeri.
Mengompres kain hangat pinggang yang sakit selama beberapa menit, lalu ulangi setidaknya tiap satu jam. Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti ibuprofen.

Mengoleskan gel pereda nyeri untuk menenangkan otot yang tegang. Pastikan untuk melakukan peregangan otot pinggang secara rutin. Hindari mengangkat beban yang terlalu berat atau melakukan olahraga berat.***