KESEHATAN (HMK) — Panic attack merupakan serangan ketakutan kuat yang memicu berbagai gejala fisik parah.

Panic attack hanya terjadi sesekali saja. Berlangsung antara 5-20 menit dan bisa hilang dengan sendirinya.

Panic attack muncul tiba-tiba dan sangat kuat tanpa adanya bahaya atau sebab yang jelas. Seakan-akan kamu mengalami serangan jantung dan terasa sangat menakutkan.

Panic attack ini bisa terjadi kapan saja, baik saat kamu sedang beraktivitas atau lagi istirahat. Biasanya, panic attack hanya terjadi sesekali saja. Berlangsung antara 5-20 menit dan bisa hilang dengan sendirinya.

Baca Juga: DKI Masih Terbanyak Dengan 159 Kasus Covid-19

Tapi, ada juga yang terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang lama. Ini yang disebut panic disorder (gangguang panik).

Gejala panic attack:

– Jantung berdebar-debar

– Gemeteran dan berkeringat

– Rasanya seperti lagi dicekik

– Kesemutan atau mati rasa

– Sesak napas dan nyeri dada

– Perut mual dan kram

– Sakit kepala, berputar seperti ingin pingsan

– Takut kehilangan kendali menjadi “gila”

Baca Juga: Cara Mengatasi Perut Kembung Tiap Habis Makan

Faktor penyebab panic attack:

– Genetik, ada keluarga yang punya riwayat

– Stress berkelanjutan

– Pernah mengalami trauma

– Transisi besar dalam hidup, misal perceraian, kelahiran, masalah pekerjaan dan keuangan

– Mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan

Yang dapat kamu lakukan jika terkena panic attack:

– Atur pernapasan dengan menghirup dan menghembuskan napas secara perlahan

– Bayangkan momen bahagia

– Konsultasikan dengan psikolog atau psikiater.