HARIANMEMOKEPRI.COM — Kepala Bappenas  Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kepri salah satunya Pulau Penyengat Tanjungpinang, Jumat (1/2023).

Kunjungan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa tersebut melihat perkembangan yang direncanakan Bappenas tahun 2020-2021.

Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal

“Saya melihat semua telah di laksanakan dengan baik, memang secara bertahap. Mudah-mudahan semua dikerjakan sesuai dengan rencana sehingga pulau ini (Penyengat_red) menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan,” jelas Kepala Bappenas Suharso Monoarfa disaat berkunjung ke Pulau Penyengat Tanjungpinang. 

Baca Juga: Tercatat 14 RT RW Ikut Caleg Ajukan Pengunduran Diri, Teguh Susanto: Penggantinya Telah Diproses Oleh Kelurahan

Selama di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Menteri PPN didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad Pj Walikota Tanjungpinang Hasan sekaligus Kadis Kominfo Kepri mengelilingi Pulau Penyengat mulai dari Masjid Sultan Riau Penyengat hingga Makam Engku Putri Raja Hamidah.

Baca Juga: Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Akib Minta Fotokan Dan Lapor Ke Satpol PP

Sebagaimana diketahui bersama Pulau Penyengat Tanjungpinang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepri yang memiliki nilai historis dan budaya tinggi, terutama sebagai tempat lahirnya bahasa Indonesia.

Oleh karenanya, saat ini Bahasa Indonesia telah di akui UNESCO dan menetapkan Bahasa Indonesia sebagai resmi UNESCO.

Baca Juga: APBD Tanjungpinang Tahun 2024 Ditetapkan Sebesar Rp1,091 Triliun Lebih

Untuk itu Pemerintah Provinsi Kepri mengusulkan pengembangan infrastruktur dan prasarana sarana Pulau Penyengat kepada Pemerintah Pusat sejak kepemimpinan Gubernur Kepri Ansar Ahmad. 

Salah satu usulan yang mendapat respons positif dari Kepala Bappenas Suharso Monoarfa adalah pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat Tanjungpinang. 

Baca Juga: Cegah Masalah Anemia Masa Remaja Putri, Vitamin Tambah Darah Diberikan Bagi Siswi Tingkat SMP

Usulan tersebut merupakan gagasan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menghormati peran pulau tersebut dalam sejarah bangsa Indonesia. Monumen ini direncanakan akan dibangun di tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp50 miliar.

Baca Juga: Pengendalian Angka Inflasi, Operasi Pasar Murah Masih Berlanjut Hingga Desember Mendatang

“Setelah bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi UNESCO, di Pulau Penyengat ini akan kita bangun Monumen Bahasa Nasional agar generasi penerus bisa tahu asal muasal bahasa Indonesia dari Pulau Penyengat,” jelas Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Baca Juga: Hendak Gali Lobang Septitank Seorang Pekerja Temukan Diduga Kerangka Manusia, Polisi: Pihaknya Lakukan Penyelidikan Hingga Datangkan Tim Forensik

Selain monumen, usulan lain yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri meliputi penataan Balai Adat, penataan jalan lingkar, peningkatan fasilitas air bersih dan sanitasi, penataan kawasan wisata religi, heritage, zero carbon, serta pemberdayaan masyarakat setempat.

Baca Juga: Kasatpol PP Tanjungpinang Ikuti Upacara HUT Korpri Ke 52 Dengan Khidmat Bersama OPD Lainnya

Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa mengatakan bahwa revitalisasi Pulau Penyengat bertujuan untuk menjadikan Pulau Penyengat tersebut sebagai kawasan permukiman yang lebih representatif

Serta nyaman bagi masyarakat, sekaligus sebagai kawasan objek wisata multifungsi yang menarik bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Kasatpol PP Tanjungpinang Berikan Pesan Penting Bagi ASN Dalam Menjaga Ketertiban Dan Ketentraman

“Kita ingin Pulau Penyengat menjadi salah satu ikon wisata Kepri yang bisa menunjukkan kekayaan sejarah dan budaya kita, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai bahasa Indonesia,” ujar Suharso.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KSAD

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad sangat mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan pemerintah pusat melalui Bappenas RI untuk revitalisasi Pulau Penyengat Tanjungpinang 

Baca Juga: Peringatan HUT Korpri Ke 52, Pengurus Korpri Diingatkan Untuk Menjaga Persatuan Dan Keutuhan NKRI

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut dukungan Bappenas RI antara lain adalah becak motor listrik yang ramah lingkungan, TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu), sampai penyediaan air bersih untuk Pulau Penyengat.

Baca Juga: Deklarasi Sekolah Bersinar, Kadisdik Tanjungpinang: Melalui Satuan Pendidikan Berikan Pemahaman Bagi Siswa Pengertian Bahaya Narkoba

“Kami sangat berterima kasih karena Kepala Bappenas terus memberikan dukungan penuh untuk revitalisasi Pulau Penyengat, beberapa kali beliau berkunjung kesini dan benar-benar serius ingin meningkatkan performa Pulau Penyengat,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Baca Juga: Peringati HUT PGRI Ke 78, Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga Adakan Beragam Jenis Acara

Selain meninjau Pulau Penyengat Tanjungpinang, agenda kunjungan kerja Suharso Monoarfa adalah meninjau beberapa proyek strategis lainnya seperti pembangunan Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar I dan II), dan pembangunan lanjutan jalan lintas barat di Bintan. (adv)