Sementara itu, Wakil Ketua MKD, Agung Widyantoro, menjelaskan bahwa MKD berperan dalam menjaga marwah DPR serta kehormatan anggotanya.

Ia menekankan bahwa dengan jumlah anggota DPR yang mencapai lebih dari 580 orang dengan latar belakang beragam, MKD membutuhkan kerja sama erat dengan lembaga lain, termasuk Polri.

“Sebagai ilustrasi, MKD dapat diibaratkan seperti satuan kerja Propam di Polri, yang bertugas menindak anggota DPR sebelum perkara diserahkan ke kepolisian,” jelas Agung Widyantoro.

Dalam kesempatan yang sama, anggota MKD, Drs. H. Adang Daradjatun, menyoroti pentingnya pengawasan Polri terhadap tahanan guna mencegah terjadinya kasus kekerasan yang dapat merusak citra institusi.

“Polri saat ini berada dalam sorotan publik, khususnya di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Sebagai simbol sinergi antara MKD DPR RI dan Polda Kepri, acara ini ditutup dengan penyerahan plakat.

Diharapkan, pertemuan ini semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antara kedua institusi dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.