HARIANMEMOKEPRI.COM — Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengikuti pencanangan program Olgozi (One Local Government One Zona Integritas) serentak pada tiga Provinsi secara Daring oleh MenPANRB Abdullah Azwar Anas, Rabu (4/2023).
Tiga Provinsi yang dicanangkan Program Olgozi yakni Provinsi Kepri, Provinsi Kalteng dan Provinsi Sulsel. Pencanangan program Olgozi melalui pembangunan Zona Integritas menuju wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Pada kesempatan itu, MenPANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan pencanangan Olgozi menjadi hal sangat penting, karena program reformasi birokrasi melalui Olgozi untuk melahirkan birokrasi bebas korupsi, bersih melayani dan melahirkan birokrasi berkinerja lincah, cepat, tepat dan terukur.
Menurut Azwar Anas, program Olgozi perlu dilakukan secara masif, sehingga pemerintah daerah segera memiliki unit kerja strategis. Mengingat program ini mampu menjadi solusi konkret menghadirkan pemerintah daerah bisa memberikan layanan prima bagi masyarakat.
Dalam Ziarah Makam Pahlawan ini selaku Inspektur Upacara yakni Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Watuseke di awali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakkan karangan bunga dan tabur bunga di makam pahlawan.
“Ini yang akan kita dorong dari penerapan Olgozi untuk melahirkan birokrasi yang berintegritas dan mampu menghasilkan pelayanan berkualitas,” ucap Menteri PPN itu.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan meski begitu, keberhasilan pembangunan zona integritas ini, sangat ditentukan oleh kualitas dan kapasitas masing masing individu yang mempunyai relevansi, dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi itu sendiri. Yang tecermin dari sikap jujur, konsisten dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal
Pencanangam zona integritas di Kepri sendiri, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, telah dilaksanakan melalui penetapan unit kerja, pembangunan unit kerja serta pemantauan pembangunan zona integritas itu sendiri. Adapun penilaiannya dilakukan oleh tim penilai nasional, jelasnya.
“Saya berharap, melalui pencanangan OLGOZI ini menjadi salah satu solusi bagi Provinsi Kepri, khususnya unit WBK/WBBM yang telah ada, menjadi makin baik lagi. Ini ditandai dengan dipilihnya Kepri sebagai pilot project pelaksanaan program OLGOZI, sekaligus bentuk wujud deklarasi Kepri siap membangun zona integritas, ” tutupnya.
Baca Juga: APBD Tanjungpinang Tahun 2024 Ditetapkan Sebesar Rp1,091 Triliun Lebih
Pada kesempatan tersebut juga dilalukan penandatanganan komitmen bersama secara serentak menuju Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, oleh bupati dan walikota Se-Provinsi Kepri, seluruh bupati dan walikota se- Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh Bupati dan Walikota se- Provinsi Sulawesi Selatan. (adv)

