HARIANMEMOKEPRI.COM — Dewi Kumalasari Ansar selaku ketua TP PKK Provinsi Kepri membuka Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (2/2023).

Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba ini merupakan Program Kerja dari Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Tahun Anggaran 2023 yang mengambil tema “Peran Ibu Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Keluarga”.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi BPR Bestari Kota Tanjungpinang, Belasan Karyawan Telah di Periksa Penyidik Kejati Kepri

Dalam Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba tersebut dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Kepri Henry Parlinggoman Simanjuntak, Koordinator Bidang P2M BNN Provinsi Kepri Lisa Mardianti, Kepala BNN Kota Tanjungpinang Heriyanto, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Kepri Misbardi, para pengurus TP PKK Provinsi Kepri dan para pengurus Organisasi Wanita Kepri lainnya.

Dewi Kumalasari Ansar mengatakan bahwa peran seorang ibu sangat penting dalam mengatur keluarga, termasuk sangat berpengaruh dalam pendidikan dan pergaulan anak.

Baca Juga: Sarapan Pagi Bersama Pelajar SDN 010 Senggarang, Danrem 033 WP: Sarapan Pagi Bagi Anak Sekolah Sangat Penting

Untuk itu, Dewi Kumalasari Ansar berharap agar sosok Ibu bisa menjadi orang pertama yang akan berperan dalam pencegahan penggunaan narkoba di keluarga, terutama untuk anak-anak mereka.

Dikatakan Dewi Kumalasari Ansar, hal tersebut sangatlah penting karena peredaran narkoba adalah permasalahan yang serius, sehingga perlu semua pihak untuk bergotong-royong memerangi dan memberantas barang haram tersebut.

Baca Juga: Apel Siaga Penanggulangan Bencana, Ansar Ahmad: Semua Pihak Tidak Boleh Lengah

“Ibu-ibu luar biasa hebat. Semoga dengan kegiatan ini, para ibu-ibu kita mendapatkan masukan terkait cara melakukan pencegahan terkait narkoba,” kata Dewi Kumalasari Ansar dalam sambutannya. 

Dewi Kumalasari Ansar juga menjelaskan, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi pondasi awal dalam segala aspek kehidupan. Bahkan, kebahagiaan dalam keluarga dinilai sebagai salah satu modal awal pembangunan.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Keluarkan Surat Edaran Perihal Semarak Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

Untuk mendukung hal tersebut, maka setiap keluarga harus berkontribusi dengan melahirkan generasi penerus yang unggul, berkualitas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Untuk mewujudkan keluarga yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba dibutuhkan ketahanan keluarga anti narkoba yang kuat,” ujarnya.

Baca Juga: Jalin Hubungan Silaturahmi Kanwil Kemenkumham Kepri Gelar Lomba Menembak Bekerjasama Koarmada I Jelang HKD 78

Dirinya juga mengatakan, agar program ketahanan keluarga anti narkoba berjalan maksimal, maka dukungan kuat dari seluruh stakeholders sangat dibutuhkan.

Dewi Kumalasari Ansar memberikan apresiasi untuk BNNP Kepri yang selalu intens dan melakukan terobosan baru dalam memerangi narkoba yang bisa merusak generasi bangsa di Kepri.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Bintan Ringkus Dua Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Sabu

“Mudah-mudahan agenda serupa bisa dilaksanakan sampai ke Kabupaten dan kota se-Kepri, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kepri, khususnya keluarga yang dibina untuk sama-sama berantas narkoba yang ada di daerah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Kepri Henry Parlinggoman Simanjuntak mengatakan, kegiatan ini lebih spesifik kepada ibu-ibu, terutama bagaimana para ibu ini bisa menghadapi dan menjadi pembawa pesan untuk penanggulangan narkotika.

Baca Juga: Kejari Bintan Telah Rampung Selesaikan Dugaan Pengrusakan Kawasan Ekosistem Mangrove Bersama DLHK Kepri

“Biasanya mereka para ibu-ibu hanya fokus dalam berorganisasi, tapi kali ini kita minta apa pokok pikiran dari mereka untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga,” terang Henry.

Henry menambahkan, selaku Kepala BNN Kepri dirinya melihat bahwa yang hal utama sekarang adalah meningkatkan dan menciptakan ketahanan keluarga.

Baca Juga: Di Hadapan DPRD Provinsi Kepri, Ansar Ahmad Sampaikan KUA PPAS 2024 dan APBD P 2023

“Untuk menciptakan ketahanan keluarga itu ada peran dari para ibu. Biarlah para ibu-ibu ini berkolaborasi dengan BNN untuk menyampaikan pesan,” tandasnya.

Henry juga menjelaskan bahwa melalui acara ini disimpulkan bahwa keluarga merupakan institusi sosial yang kuat dan berpengaruh dalam banyak hal serta awal pendidikan pembentukan karakter anak.

Baca Juga: Celoteh Budak Sebauk Hibur Masyarakat Melalui Teater Pentas Seni

Selain itu, peran masing-masing anggota keluarga dapat terbentuk melalui pola asuh yang baik antara lain dengan komunikasi, saling mencintai, modelling dan keterikatan keluarga adalah kunci dan faktor pelindung dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya mengharapkan dengan adanya Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba ini bisa berdampak signifikan pada peningkatan kemampuan pengasuhan orangtua, peningkatan resiliensi anak serta penurunan perilaku negatif anak,” ungkap Henry.

Baca Juga: Siswa Siswi SMKN 01 dan SDN 005 Terima Sarapan Hingga Minuman Susu Dari Satgas TMMD Ke-117

Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba ini diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BNN Kepri dengan BKMT Provinsi Kepri yang ditandatangani oleh Kepala BNN Kepri Henry Parlinggoman Simanjuntak dan Ketua BKMT Kepri Dewi Kumalasari Ansar dan Pembacaan Deklarasi tentang Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Kepri oleh Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar diikuti oleh seluruh tamu yang hadir.***