Harianmemokepri.com | Lingga — Pemuda Dusun l Tanjung Bungsu mengajak warga melaksanakan gotong royong membenahi bukit pertama masuk jalan menuju perkampungan Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, Jumat (28/20)
Menurut Ketua Pemuda Desa Resun Pesisir Basir, kondisi jalan bukit yang menjadi akses pertama dari simpang menuju Perkampungan Dusun l Tanjung Bungsu tersebut semakin hari semakin memperihatinkan, ditambah cuaca sering hujan, akibatnya aliran air yang turun dari ketinggian menjadikan kondisi jalan berparit dan berlobang.
“Kadang-kadang kasihan dengan warga ada yang sampai harus bawa cangkul ketika pergi belanja ke Daik, mana jalan yang berlobang dan sulit untuk dilewati terpaksa harus di cangkul dulu baru bisa dilewati,” jelasnya.
Lanjut Basir, jalan menuju perkampungan yang panjangnya 8 Kilometer dari Simpang masuk tersebut hampir seluruhnya mengalami kerusakan. Sudah 2 tahun semenjak pernah diperbaiki oleh pemerintah pada tahun 2018 lalu, dan sampai saat ini belum ada perkembangan lanjutan.
“Itupun setelah dilakukan demo oleh warga pada 2017 di Kantor DPRD Kabupaten Lingga, namun kondisinya ya beginilah, walaupun sering dilakukan gotong royong oleh warga tetap saja begini, karena perbaikan dengan tenaga manual berapalah hasilnya, hari ini diperbaiki besok hancur lagi,” ucapnya.
Pemuda bersama Warga masyarakat Dusun l Tanjung Bungsu melakukan Gotong royong perbaikan Bukit pertama.
Sementara itu, Kepala Desa Resun Pesisir Mawardi mengatakan, tiap tahunnya pada Musrenbang kondisi jalan Desa Resun Pesisir selalu dijadikan pembahasan dalam pengajuan pihak desa kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga.
“Sebenarnya jadwal perbaikan itu kan di tahun 2020 ini, dan bulan Mei lalu kita sudah dipanggil, karena Covid ini pembangunan jadi tertunda, yang jelas ajuan kita itu sudah sejak lama dan pada setiap Musrenbang sering kita ajukan,” ujarnya.
Selain sering diperbaiki oleh pihak desa bersama warga, kerusakan jalan tersebut pernah menjadi perhatian Koramil 05/Daik, dengan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial bersama Warga Masyarakat Dusun l Tanjung Bungsu.
“Semua tergantung tehnis pemerintah daerah, karena bisa jadi ini menyangkut politik, bisa jadi,” ungkapnya.
“Meskipun misalnya ada pergantian pemimpin tapi kita berharap program jangan sampai diganti,” tutup Mawardi.

