HARIANMEMOKEPRI.COM — Dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1444 H, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan arahan pada kunjungan kerja secara virtual kepada seluruh jajarannya baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri, Senin (17/2023).
Sebagaimana diketahui bersama bahwa Pemerintah pusat telah memberikan cuti bersama dalam momen Idulfitri 1444 H. Adapun cuti bersama lebaran Idulfitri 1444 H telah diperpanjang dari awalnya empat hari dari tanggal 21, 24, 25, dan 26 April 2023
Telah diubah dan ditambah satu hari menjadi 19, 20, 21, 24, dan 25 April 2023 sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023.
Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam arahannya menyampaikan momen Idulfitri 1444 H atau lebaran menjadi hari spesial yang dinanti karena merupakan tradisi untuk bisa berkumpul dengan keluarga
Jaksa Agung ST Burhanuddin menuturkan cuti bersama Idulfitri 1444 H yang telah diberikan oleh Pemerintah dirasa sudah cukup panjang. Untuk itu, perlu disadari kewajiban sebagai ASN dengan masuk kantor kembali tepat waktu sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan.
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan syukur karena pada momentum lebaran Idulfitri 1444 H tahun ini, Pemerintah tidak membatasi masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik.
Baca Juga: Lima Keutamaan Berzakat Bagi Umat Islam, Apa Saja? Berikut Keterangannya
Kebijakan ini tentunya sangat melegakan bagi pegawai yang bertugas terpisah dari keluarga. Tradisi mudik akan memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan kehangatan.
Meskipun Pemerintah telah memberikan kelonggaran, namun dihimbau bagi semua untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan mudik dan bersilaturahmi dengan keluarga serta handai taulan.
“Rayakan Idulfitri dengan sederhana dan tidak berlebihan serta tetaplah bijak dalam bermedia sosial. Ingat saudara sekalian adalah garda terdepan bagi wajah Kejaksaan di lingkungan saudara. Jaga nama baik pribadi dan institusi, jauhi perbuatan-perbuatan yang kontra produktif atau yang akan mencoreng marwah institusi,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam arahannya.
Baca Juga: Minuman Kaleng Paling Diburu Pada Perayaan Lebaran Idulfitri Tiap Tahunnya
Dalam tradisi mudik ini, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan kembali mengenai makna berkumpul dengan keluarga, menghangatkan kembali silaturahmi yang mungkin renggang karena kesibukan masing-masing dalam bekerja, bersekolah maupun kesibukan lainnya.
Oleh karenanya, perlu mengingat kembali pentingnya kehadiran keluarga sebagai pendukung dalam menjalani karier kita di Kejaksaan, dan untuk itu mari gunakan dan rayakan momentum ini dengan sebaik-baiknya.
“Selain itu, tradisi mudik juga dapat memberikan efek berantai bagi sektor perekonomian. Dalam teori ekonomi, hal ini disebut sebagai redistribusi ekonomi atau redistribusi kekayaan, yaitu terjadinya perpindahan uang (kekayaan) dari satu daerah ke daerah lainnya atau dari satu individu ke individu lainnya. Hal ini pada gilirannya akan menstimulasi aktivitas produktif masyarakat dan menumbuhkan perekonomian di daerah,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin melanjutkan.
Baca Juga: PKBL dan FAL Kota Batam Gelar Berbagi Keberkahan di Bulan Suci Ramadhan 1444 H
Bagi yang akan mudik, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan agar tetap waspada dan berhati-hati sepanjang perjalanan, sehingga semuanya dapat selamat sampai di tujuan.
“Sampaikan salam hangat saya kepada keluarga saudara-saudara di rumah,”ungkapnya.
Tak hanya itu, memasuki masa libur panjang, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk memperhatikan faktor keamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dengan mengecek serta memastikan kabel-kabel aliran listrik telah tercabut,
Baca Juga: Kamis 20 April Mendatang, Kemenag RI Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1444 H
Mematikan regulator gas, keran air, dan telah mengunci semua pintu dan jendela ruang kantor, serta pastikan kantor selalu dalam penjagaan. Maka untuk itu, petugas keamanan dalam (kamdal) dan/atau satpam agar selalu standby di kantor sesuai dengan jadwal piketnya.
Selanjutnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku pribadi maupun pimpinan juga menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Adhyaksa yang terus menjaga integritasnya sehingga marwah serta kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan tetap terjaga dengan baik.
“Namun demikian, kita tetap harus meningkatkan semangat melayani dan mempertahankan mindset kerja yang inovatif agar penegakan hukum yang kita jalankan mampu mengimbangi perkembangan zaman. Hal yang terpenting adalah segala kesalahan atau kekurangan di masa lampau harus menjadi bahan introspeksi kita bersama untuk terus mengambil langkah korektif guna mewujudkan institusi Kejaksaan yang lebih baik lagi di masa mendatang,” pungkasnya.***

