Harian Memo Kepri | Anambas — Fenomena alam berupa pusaran angin atau Puting Beliung kembali terjadi di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (17/2020).

Data terhimpun awak media harianmemokepri.com, pusaran angin yang berdurasi sekitar kurang lebih satu menit itu, sempat menjadi soroton Masyarakat Anambas baik di pelabuhan maupun yang melintasi jembatan Selayang Pandang (SP) Jalan Iman Bonjol, Kelurahan Tarempa.

Detik-detik pusaran angin tersebut, kini menjadi unggahan (Video) populer Masyarakat Anambas yang lagi viral di sosial media (sosmed).

“Iya, saya menyaksikan dengan mata sendiri kejadian fenomena alam itu, Alhamdulillah Angin Puting Beliung itu cuma beberapa saat saja di laut Tarempa,” ucap Ferdi kepada awak media harianmemokepri.com.




Salah satu Warga mengunggah (Video) Fenomena Alam (Pusaran Angin) di Sosmed

Sementara itu, Kepala BMKG Kabupaten Kepulauan Anambas, Sirajul Munir saat dikonfirmasi melalui pesan Aplikasi WhatsApp mengatakan bahwa terkait fenomena alam angin kencang, pusaran angin atau bahasa kerennya angin Puting Beliung terjadi karena ada pusat tekanan rendah atau ada pertumbuhan Awan CB.

“Kalau musim hujan biasanya kejadian didahului pertumbuhan Awan CB yang menjulang,” ucap Sirajul Munir.

Dikatakan Kepala BMKG Kepulauan Anambas, sebelumnya BMKG telah memprediksi kejadian tersebut, yaitu dari arus angin streamline sudah terlihat pusaran angin dikepulauan Riau,”Tapi secara detail kita tidak bisa memperkirakan kapan dan tepat pastinya kejadian tersebut,” katanya.

“Mungkin dapat kami sampaikan bahwa secara kondisi cuaca memang sudah ada kondisi yang mendukung terjadinya pusaran angin,” imbuh Sirajul Munir.