HARIANMEMOKEPRI.COM — Ombudsman RI Perwakilan Kepri pantau pelayanan publik terkait persiapan mudik Idulfitri 1444 H di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur dan Pelabuhan Sekupang Batam, Senin (17/2023)
Persoalan lain di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur yang menjadi catatan Ombudsman yakni ketersediaan posko kesehatan.
Hal tersebut dikarenakan saat ini pihak pengelola sedang melakukan rapat bersama dengan stakeholder terkait seperti Jasa Raharja maupun kantor kesehatan pelabuhan untuk penyediaan sarana kesehatan bagi pengguna layanan.
Baca Juga: Satkorwil Banser NU Kepri Bersama PT Jasa Raharja Buka Posko Mudik Idulfitri 1444 H
Adi Permana, selaku Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kepri menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari pertama pemantauan dilakukan.
”Kami akan lakukan pemantauan di beberapa tempat, namun pada hari pertama ini kami lakukan pantauan di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur dan Pelabuhan Sekupang,” jelas Adi.
Pada Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur, Adi mengatakan layanan mudik sudah berjalan cukup baik mulai dari kualitas pelayanan, standar pelayanan hingga sarana dan prasarana.
Baca Juga: Polresta Barelang Ungkap Berbagai Kasus Selama Operasi Pekat Seligi 2023 Berlangsung
”Kami sangat mengapresiasi adanya peningkatan kualitas pelayanan, kelengkapan standar pelayanan dan sarana prasarana di sana. Apalagi ada wacana untuk perluasan ruang tunggu pengguna layanan pada bulan Juni mendatang,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur telah melakukan skema pemesanan tiket kapal jarak jauh melalui aplikasi WhatsApp demi mencegah adanya praktik percaloan.
”Adanya skema ini sudah sangat bagus dilakukan untuk meminimalisir praktik percaloan. Namun, seharusnya dilengkapi dengan SOP, sehingga masyarakat mudah memahami,” tutur Adi.
Baca Juga: Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun Pimpin Pelaksanaan Apel Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2023
Terkait persoalan ketersediaan posko kesehatan di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur, Adi Permana mengungkapkan saat pemantauan pada posko medis, namun belum ada petugas kesehatan yang standby di ruang medis yang tersedia.
“Ruang medis tersedia di ruang tunggu, namun saat pemantauan belum ada petugas kesehatan yang stand by,” ungkap Adi.
Selanjutnya, Adi membeberkan situasi di Pelabuhan Sekupang yang juga sudah cukup baik, dari mulai X- Ray yang berfungsi dengan baik hingga penataan hilir mudik lalu lintas.
Baca Juga: Sebanyak 270 Personel Diturunkan Pada Operasi Ketupat Seligi 2023 di Wilayah Kabupaten Bintan
”Kami harap dapat dipertahankan terutama nanti saat peak season pelaksanaan mudik tahun ini,” ujar Adi.
Untuk kedua pelabuhan itu, Adi meminta agar pihak pelabuhan maupun instansi terkait membuka layanan pengaduan yang informatif bagi masyarakat.
”Buka pengaduan informatif mungkin, jangan hanya kotak saran saja, cantumkan kemana masyarakat dapat membuat pengaduan. Jangan sampai masyarakat bingung dan tidak tahu kemana harus mengadu,” pungkas Adi Permana.***

