DPW PNTI Kepri Rapat Konsolidasi dan Koordinasi dengan Pengurus Unit

Avatar of Herdoni

- Redaktur

Jumat, 2 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Konsolidasi dan Koordinasi DPW Provinsi Kepri dan DPD PNTI Kabupaten Lingga. (Herdoni)

Kegiatan Konsolidasi dan Koordinasi DPW Provinsi Kepri dan DPD PNTI Kabupaten Lingga. (Herdoni)

Lingga — DPW PNTI Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan kegiatan Rapat konsolidasi dan koordinasi bersama DPD PNTI dan Pengurus unit yang ada di Kabupaten Lingga. Sabtu, (03/21).

Kegiatan rapat tersebut bertemakan, “Dengan rapat konsolidasi, kita tingkatkan kepemimpinan dalam membangun team work dan penguatan membangun organisasi.” Dilaksanakan di gedung pertemuan Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga.

Ketua DPW Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Yusril mengatakan, hadirnya PNTI di Kepulauan Riau guna menampung setiap keluhan atau pun permasalahan Masyarakat nelayan, khususnya Nelayan tradisional yang ada disemua wilayah, di Provinsi Kepulauan Riau.

“Melalui Pengurus unit yang ada, tugas kita sekarang mendata, bagaimana nelayan-nelayan yang ada di wilayah-wilayah terpencil, semuanya akan kita usahakan terbantu setiap keluhan atau pun permasalahan mereka,”

“Sehingga nanti setiap laporan permasalahan yang kita dapatkan, akan kita tindak lanjuti baik itu di tingkat DPD, DPW, bahkan hingga ke tingkat pusat,” kata Yusril.

Lanjut Yusril, permasalahan yang Dominan terjadi kepada Nelayan tradisional pada hari ini, yaitu permasalahan BBM, karena di duga hal ini belum seutuhnya tersentuh kepada nelayan tradisional, apalagi yang berada di wilayah terpencil.

“Dan kita pun sudah mendengar dan melihat, salah satunya contoh pada hari ini yang terjadi di Lingga, dan mungkin masih banyak lagi nelayan-nelayan kita di wilayah lain merasakan hal yang sama, jika berbicara terkait masalah BBM mereka seperti merasa terzalimi, maka dalam hal ini akan kita upayakan penyelesaiannya,” lanjut Yusril.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga Kasiman saat di temui awak media harianmemokepri.com di lokasi kegiatan mengatakan, sangat mengapresiasi kehadiran PNTI di Kabupaten Lingga, yang juga akan menjadi mitra kerja Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Baik itu dalam data, maupun dalam mengatasi setiap permasalahan para nelayan yang ada di wilayah.

“Terutama pengurus unit di lapangan pengambil data-data nelayan tradisional, nah ini kan membantu kita dari Dinas Perikanan, karena tidak semua pendataan yang kami lakukan pada hari ini benar-benar akurat, dan kita sangat berterima kasih dengan hadirnya PNTI ini, semoga setiap permasalahan nelayan kita kedepan dapat benar-benar terbantu,” ucap Kasiman.

Sementara itu Ketua DPD PNTI Kabupaten Lingga Hasnan juga berharap, dengan hadirnya PNTI di Kabupaten Lingga, masyarakat nelayan tradisional tidak lagi ragu untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada setiap pengurus unit yang akan di lanjutkan ke DPD, DPW, bahkan hingga ke pusat seperti yang di sampaikan Ketua DPW Provinsi Kepulauan Riau.

“Jadi pada hari ini setelah saya buka kegiatan konsolidasi dan koordinasi bersama DPW tadi, kita harapkan masyarakat khususnya nelayan tradisional berani bersuara menyampaikan keluhan mereka yang selama ini belum benar-benar di tanggapi oleh pihak-pihak terkait, ataupun Dinas yang bersangkutan,” kata Hasnan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPW PNTI Provinsi Kepulauan Riau Yusril, A.Md, Sekretaris DPW PNTI Diki Kurnia Putra S.Pd, Bendahara DPW PNTI Sulivan Saputra,S.Kom, beserta pengurus DPW PNTI Provinsi Kepulauan Riau, DPD PNTI Kabupaten Lingga Hasnan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga Kasiman, para anggota Korwil, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat Desa Tanjung Kelit.

Berita Terkait

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota
Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025
Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat
Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026
Gubernur Kepri Turun Tangan Bersihkan Gurindam 12, 50 Tong Sampah Baru Dipasang
Mardana Surya Karma Ditunjuk Kembali Pimpin DPP KPK Periode 2025–2030
Dishub Kepri Matangkan Rencana Pemindahan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 48 ke Pelabuhan Tanjung Moco

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:47 WIB

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:05 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 13:44 WIB

Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:47 WIB

Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:27 WIB

Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026

Berita Terbaru

Kejari Anambas peringanti Hakordia 2025, Selasa (9/12/2025) foto: Istimewa

Hukum & Kriminal

Hakordia 2025, Kejari Anambas Dorong Tata Kelola Bersih dan Antikorupsi

Rabu, 10 Des 2025 - 10:19 WIB