Menurutnya, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia memerlukan kesiapsiagaan serta koordinasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
“Kondisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menyimpan tantangan kompleks. Kehadiran Kodam XXV/SMR menjadi sangat krusial untuk memperkuat pertahanan kewilayahan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XXV/SMR Mayjen TNI Rionardo mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kepulauan Riau.
Ia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dapat membantu pembangunan organisasi Kodam XXV/SMR agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan profesional.
Danrem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto juga menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung tugas Kodam XXV/SMR, khususnya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.
“Korem 033/WP siap menjadi tulang punggung dan garda terdepan Kodam XXV/SMR dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Kepulauan Riau. Sinergi dengan Forkopimda dan masyarakat akan terus kami perkuat,” tegas Danrem 033/WP
Dengan terbentuknya Kodam XXV/SMR, diharapkan koordinasi pertahanan di wilayah Kepulauan Riau semakin optimal.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga guna mendukung stabilitas keamanan di kawasan perbatasan.

