Bocah Umur 2,5 Tahun di Batam Ditikam Pamannya di Bawah Pohon Nangka, Ini Kata Saksi Mata

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Sabtu, 5 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. tribunbatam.id

dok. tribunbatam.id

Harian Memo Kepri | Batam —Seorang bocah perempuan berusia 2,5 tahun menjadi korban penikaman oleh pamannya sendiri di Kampung Ubi RT 01/RW 09, Teluk Bakau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (5/2019).



Tak sedikit yang kaget jika SE ditusuk oleh pamannya sendiri, Dodi Pace Simamora (27).

Bahkan, warga sekitar tak percaya Dodi bisa bertindak setega itu terhadap keponakannya sendiri.

“Pagi tadi si bayi kelihatan cantik dengan menggunakan baju berwarna merah. Tak nyangka juga jadi begini,” kata seorang warga yang akrab disapa Nana saat ditemui, Jumat (4/2019) sore.



Dia menceritakan, pagi tadi seperti tak ada firasat buruk jika akan terjadi peristiwa seperti ini.

“Kaget waktu selesai pulang antar anak sekolah dapat kabar seperti itu,” tambahnya.

Menurut seorang saksi mata di sekitar lokasi kejadian, Dodi awalnya terlihat membawa korban, SE menuju pokok nangka yang berada tak jauh dari rumahnya.



Sambil menangis, SE terus digendong Dodi yang tengah sibuk sambil meminjam pisau dari tetangga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Pisau dapur sepertinya yang digunakan. Bayi digendong dengan tangan kiri dan pisau ditangan kanan,” kata warga yang juga saksi saat kejadian berlangsung, Bella, saat ditemui.

Dia pun tak habis pikir jika Dodi nekat menikam korban di bawah pokok (pohon) nangka yang berada dekat dengan pemukiman warga.

“Jadi bayi dia telentangkan. Dia tusuk-tusuk kayak cincang daging, aduh gak tega lihatnya,” sambung Bella.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas TNI AD Dengan Pemerintah, Korem 033 Wira Pratama Gelar Komunikasi Sosial



Setelah mencoba menghabisi nyawa keponakannya sendiri, Bella melihat jelas Dodi lalu menusuk dirinya sendiri tepat di bagian perutnya.

Mulanya dia menyangka Dodi dalam keadaan stres, namun karena Dodi menyimpan pisau yang telah digunakan untuk menikam SE dan mencoba untuk kabur, Bella menduga ada permasalahan yang akhirnya menyebabkan Dodi begitu.



“Kalau stres kenapa dia coba kabur dan menyembunyikan pisau itu? Tak tahulah, entah dendam atau gimana ya, saya tak mau berburuk sangka,” tegasnya.

Pantauan Tribun, Dodi telah dibawa menuju RS Sudarsono Kabil, Kota Batam.

Sedangkan korban, SE, dilarikan ke rumah sakit Budi Kemuliaan Batam akibat kondisinya kritis.

“Kalau bayi sudah dibawa ke RSBK. Kalau yang satu lagi di UGD,” terang petugas RS. Sudarsono.

sumber | dok. | tribunbatam.id

Baca Juga :  Kapolda Kepri dan Kakanwil BPN Kepri Bahas Sinergi Penyelesaian Sengketa Tanah

Berita Terkait

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai
Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat
Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya
Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang
Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun
Penataan Parkir Pelabuhan Taman Bunga Jadi Perhatian KPK Karimun
Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:27 WIB

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:36 WIB

Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:21 WIB

Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:37 WIB

Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:39 WIB

Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun

Berita Terbaru