Bintan – Seusai memberikan remisi serta bercengkrama dengan warga binaan permasyarakatan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan remisi ini merupakan rutinitas dan diberikan setiap tahun pada hari kemerdekaan.
“Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah atas warga binaan yang sungguh-sungguh mengikuti program pembinaan di setiap lapas. Kita sudah mendengar laporan dari Kalapas jumlahnya cukup banyak,” jelas Ansar saat berada di Lapas IIA Tanjungpinang, Rabu ( 17/08 ).
Ansar juga menambahkan sesuai pesan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly yang pada intinya adalah menjadikan lapas tempat membina warga binaan bukan tempat mereka di hukum sehingga para warga binaan merasa dibina untuk membangun kembali semangat mereka.
“Saya tentunya menghimbau kepada masyarakat dimana pun berada khususnya di Provinsi Kepri karena teman-teman warga binaan adalah saudara kita dan saya yakin tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini maka kita saling menghargai dan menghormati jadikan mereka sebagai warga kita agar mereka bisa berasimilasi dengan baik,” lanjut Ansar.
Dirinya menilai kreativitas yang di tunjukkan oleh warga binaan sudah cukup baik. Ia pun berharap jika ada pelatih handal maka pemerintah akan memberikan dukungan dan dorongan.
“Kita akan coba nanti jika Presiden Republik Indonesia jadi datang membuka pameran UMKM Kepri di lagoi dan disejalankan dengan grand Prix F1, mungkin nanti beberapa produk di sini ( lapas_red ) bisa kita bawa ke sana ( lagoi_red ) untuk memperkenalkan kepada Presiden bahwa lapas di Kepri sudah melakukan program pembinaan ekonomi dengan baik,” pungkas Ansar.











