HARIANMEMOKEPRI.COM — Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kanwil Kemenkumham Kepri Panen Padi Perdana di Pulau Dompak, Minggu (17/2023) pagi.

Panen Padi perdana ini merupakan hasil Program Pembinaan Narapidana Rutan Tanjungpinang yang di tanam di atas lahan seluas sekitar 2 hektare.

Baca Juga: Ratusan SDM Serta UMKM Terlibat Dalam Wisata Kuliner Kota Lama, Satu Malam Bisa Meraup Rp60 Juta Setiap Sabtu Dan Minggu

Selain padi juga terdapat Jagung, Kurma, dan anggur serta pohon matoa yang mulai di tanam sejak tanggal 3 September 2023 silam dengan metode Tabela (Tanam Benih Langsung).

Baca Juga: Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Dan Susu Balita, Hasan Apresiasi Kepada Pemerintah Pusat

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sangat mendukung dengan hasil panen padi tersebut jika perlu dibuat kajian apabila diperluas. Karena terdapat kebiasaan Padi di Kepri ketika panen pertama bagus tapi panen berikutnya kurang bagus.

Baca Juga: Pasca Endemi Sejak Juni 2023 Silam, Terdapat 4 Orang Suspect Covid Di Tanjungpinang

“Maka itu perlu di kaji dan di pelajari. Saya dukung karena saya tidak bicara padi tapi saya bicara market dimana kawasan ini (Dompak_red) akan di kembangkan secara khusus dan saya kira bisa menambah aksesoris di Ibukota Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Baca Juga: Bersama PPNS Penataan Ruang Provinsi Kepri, BPSK Tanjungpinang Berikan Sosialisasi

Masih kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad, kawasan ini dulunya diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Kepri seluas 2 hektare. Jika ini dioptimalkan mungkin bisa dijadikan kawasan wisata agro.

Baca Juga: Muscab VI BPC HIPMI Tanjungpinang, Ade Kurniadi Secara Aklamasi Terpilih Ketua Periode 2024-2027

“Kita dukung kita dorong apalagi pengembangan ini dari warga binaan, kita berharap ketika mereka selesai menjalani kewajibannya mereka bisa menjadi insan yang produktif di tengah masyarakat,” jelas Ansar Ahmad.

Baca Juga: Cek Kesiapan Pengamanan, Itwasum Mabes Polri Tinjau Lokasi Gudang Logistik KPU Tanjungpinang

Ansar berpesan jangan di anggap warga binaan sebagai warga marginal tetapi mereka warga binaan juga menjadi bagian penting di tengah masyarakat.