BintanHeadlineHukum dan Kriminal

Tahun 2023 Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas di Bintan Meningkat, AKBP Riky Iswoyo Imbau Utamakan Keselamatan Diri

182
×

Tahun 2023 Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas di Bintan Meningkat, AKBP Riky Iswoyo Imbau Utamakan Keselamatan Diri

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dalam memimpin Release akhir tahun Polres Bintan, Jumat (29/12/2023)

HARIANMEMOKEPRI.COM — Polres Bintan melakukan Release akhir tahun 2023 dalam capaian kinerja Polres Bintan dari tahun 2022 hingga 2023.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menyampaikan banyak keberhasilan di capai Polres Bintan salah satunya yaitu keberhasilan terkait pengamanan kunjungan presiden RI pada bulan Juli 2023 aman terkendali.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Disamping itu dari 420 personil terdapat 60 orang menerima penghargaan dan 2 orang personil melanggar kode etik namun tidak ada pemecatan atau PDTH.

Adapun pada tahun 2023, sebanyak 103 kasus laka lantas pada tahun 2023 yang maju P21 tidak ada seluruhnya di RJ (Restorative Justice) sehingga tidak sampai ke Pengadilan.

BACA JUGA  Polres Bintan Kawal Unjuk Rasa Mahasiswa STAIN SAR di DPRD

Kapolres Bintan mengajak masyarakat untuk melaporkan jika terdapat indikasi mencurigakan mengingat permasalahan Perlindungan anak di Bintan cukup tinggi

“Karena sejauh ini masalah kasus perlindungan anak itu terjadi setelah sekian lama baru dilaporkan. Dan kita akan berkerja sama dengan dinas bersangkutan,” jelas AKBP Riky Iswoyo di Aula Kantor Satlantas Polres Bintan, Jumat (29/12/2023).

BACA JUGA  Hendak Transaksi Narkoba Jenis Sabu di Sei Carang, Tiga Pria dibekuk Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang

Sementara dari 94 kasus yang telah di proses sebanyak 79 kasus dan 15 kasus belum diproses. Untuk itu Kapolres Bintan mengharapkan peran serta masyarakat menjadi polisi bagi dirinya, keluarga maupun lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Kuasa hukum keluarga almarhum, Sesa Praty Pindana, SH, MH, bersama rekannya Perwira Hakim, SH, dan Agung Ramadhan Saputra, SH, menuntut adanya tanggung jawab moral dari pihak Puskesmas atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian Dyo.