Dari keterangan ibunya, tidak ada permasalahan keluarga yang tengah dialami korban. Namun, dua hari sebelum kejadian, Afrizal sempat berkata, “Umurku tidak lama lagi, Ma.”
Rumah kosong tempat korban ditemukan diketahui telah lama tidak dihuni, sekitar 19 tahun, dan dimiliki oleh seorang warga Kota Tanjungpinang bernama Saniman.
Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian Afrizal dan menolak proses autopsi. Jenazah rencananya akan dimakamkan di TPU Kilometer 18, Gang Perkutut, Kelurahan Gunung Lengkuas.

