HARIANMEMOKEPRI.COM – Polresta Tanjungpinang mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet Blok Bougenvile 9, Tanjungpinang Timur.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Tanjungpinang yang dipimpin langsung Kapolresta Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, Jumat (27/2/2026) siang. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kasatreskrim Wamilik Mabel.
Dalam konferensi pers, polisi menampilkan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya, di antaranya kayu, tali rafia, pisau, talenan, ember, triplek warna putih, satu unit sepeda motor Honda Supra, kain, hingga karung.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta menjelaskan, peristiwa tragis tersebut dipicu cekcok antara pelaku dan istrinya.
Saat pertengkaran berlangsung, pelaku diduga kehilangan kendali emosi, mengambil sebilah kayu dan memukul kepala belakang korban secara berulang kali.
“Ketika cekcok itu terjadi, pelaku hilang kontrol emosi, mengambil kayu kemudian memukul berulang kali bagian kepala belakang istrinya,” ujar Indra.
Untuk memastikan korban telah meninggal dunia, pelaku sempat mengecek nadi korban.
Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku sempat berencana memindahkan jasad korban.
Namun karena kesulitan, pelaku kemudian memotong bagian kaki korban menggunakan pisau.
Bagian tubuh korban tersebut kemudian dibawa ke tanah kosong di rumah kakak iparnya di kawasan Kampung Bulang.
Lebih lanjut, Kapolresta mengungkapkan bahwa pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati sejak sebelumnya karena merasa tidak dihargai oleh istrinya.

