Kepala DP3 Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan GPM kali ini digelar selama dua hari, yakni 13-14 Maret 2025.

Lokasi dipilih karena dinilai strategis dengan akses parkir yang memadai dan mampu menampung banyak pengunjung.

“Banyak vendor yang terlibat, seperti Sarimart, Hypermart, Bulog, dan gerai tani binaan DPPP. Harga pangan di sini lebih murah dibanding di pasar, termasuk beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur,” jelas Robert.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini, GPM berikutnya akan kembali digelar pada 20 Maret 2025 di halaman parkir Dinas Perhubungan Sungai Carang, Bintan Center.

Robert mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program GPM maupun operasi pasar murah yang digelar oleh Pemko Tanjungpinang melalui DPPP dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta instansi lainnya.

“Melalui GPM ini, kami berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan harga pangan tetap stabil menjelang Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu distributor di Bintan Center mengungkapkan bahwa stok barang yang disediakan langsung habis pada hari pertama pelaksanaan.

“Tadi kami bawa 35 papan telur nomor 2 yang dijual seharga Rp48.000 per papan, dan 265 kemasan minyak goreng Minyak Kita dengan harga Rp14.000 per liter. Semua ludes. Besok kami akan siapkan 100 papan telur,” ujarnya.