“Stok yang kita kirimkan bisa menjaga kondisi sampai dengan awal Januari untuk kebutuhan masing-masing wilayah dan sesuai dengan penugasan pemerintah,” ungkapnya.

Terkait jumlah pengiriman, Arief menyebutkan volume beras yang disalurkan ke setiap gudang berbeda-beda.

Penentuan jumlahnya disesuaikan dengan kapasitas gudang, kebutuhan penyaluran, serta kemampuan angkut kapal.

“Masing-masing gudang kita kirimkan 500 ton secara bertahap sesuai kapasitas kapal,” pungkasnya.