“Memperjuangkan kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak tidaklah mudah. Ini adalah perjuangan panjang yang harus melibatkan semua elemen desa tokoh masyarakat, organisasi, kader, relawan, hingga perempuan dan anak itu sendiri,” tegasnya.
Dengan keterlibatan aktif semua pihak, Hafizha berharap pembangunan desa ke depan dapat lebih inklusif, berpihak, dan menghadirkan lingkungan yang aman serta sejahtera bagi seluruh warga, khususnya perempuan dan anak.

