HARIANMEMOKEPRI.COM — Operasi Ketupat Seligi 2023 pada hari pertama, Polres Bintan bersama Pemkab Bintan meninjau langsung arus mudik Idulfitri 1444 H di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Selasa (18/2023)
Bupati Bintan Roby Kurniawan, menyampaikan peninjauan arus mudik Idulfitri 1444 H di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang untuk melihat langsung situasi dan kondisi arus penumpang Kapal Pelni yang hendak berangkat maupun tiba dalam momen lebaran Idulfitri 1444 H.
“Dimulai dari kesiapan personil pengamanan, fasilitas pelabuhan dan fasilitas Kapal KM. Dorolonda, melakukan koordinasi bersama Kapten kapal, melakukan pendisipilinan dan himbauan protokol kesehatap kepada calon penumpang serta menghimbau kepada para penumpang agar tetap tertib pada waktu melakukan chek in tiket dan Embarkasi serta debarkasi,” jelas Bupati Bintan Roby Kurniawan.
Baca Juga: Mobil Toyota Agya Terbalik Akibat Serempet Truk Depan Kantor Polisi Militer Angkatan Darat
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, menambahkan kepada instansi gabungan pengamanan pelabuhan agar saling berkoordinasi dan kerjasama, berikan pelayanan prima terhadap masyarakat yang akan mudik sehingga pelayanan tersebut dapat dirasakan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab dan selalu waspada terhadap sikon serta utamakan keselamatan diri sendiri dan rekan kerja apabila terdapat gangguan kamtibmas agar segera melaporkan untuk dapat dilakukan penanganan serta langkah lebih lanjut,” terang Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo.
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menghimbau kepada seluruh penumpang kapal agar selalu memperhatikan barang bawaannya serta pastikan rumah yang ditinggali dalam keadaan terkunci hingga barang elektronik dalam keadaan mati selama bepergian.
“Kepada penumpang kapal agar siap diri, senantiasa menjaga / memperhatikan barang bawaannya, semoga perjalanannya dapat berjalan aman dan lancar serta sampai ditempat tujuan dengan selamat serta pastikan kembali bahwa rumah sudah dalam keadaan terkunci dan segala jenis barang elektronik sudah dalam keadaan mati sehingga saat ditinggalkan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tutup Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo.***

