Menanggapi hal tersebut, AKBP Yunita menyatakan siap berkoordinasi dengan jajaran Polsek dan pihak sekolah. Menurutnya pendidikan karakter dan pemahaman hukum sejak dini sangat penting.
“Kami akan menyusun jadwal penyuluhan yang menyentuh isu-isu aktual seperti bahaya narkoba, etika bermedia sosial, dan tertib berlalu lintas,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi anggota Polri dilakukan secara terbuka dan tanpa pungutan biaya.
Polres Bintan setiap tahun melaksanakan sosialisasi dan pembinaan terhadap calon peserta, termasuk dari desa-desa.
“Kami siap menjadwalkan sosialisasi khusus di Desa Numbing bekerja sama dengan perangkat desa dan sekolah agar informasi lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan Jumat Curhat ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada masyarakat, yang diserahkan langsung oleh Kapolres, Camat, serta jajaran pejabat Polres Bintan.

