Namun berkat kebersamaan, Bintan bangkit dengan capaian pembangunan yang kembali membaik.
Salah satunya pertumbuhan ekonomi yang melesat dari minus 4,28 persen pada 2020 menjadi 8,89 persen, menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepri dan bahkan melampaui target nasional.
“Angka itu bukan sekadar statistik. Kenaikan ini ditandai oleh pergerakan investasi di sektor industri dan pariwisata, kawasan ekonomi yang kembali bergeliat, serta hadirnya lapangan kerja baru,” jelas Roby.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bintan juga berhasil ditekan menjadi 4,53 persen, turun jauh dari posisi tertinggi sebelumnya di Kepri yang mencapai 8,62 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Roby menegaskan bahwa tagline Bintan Juara bukan hanya slogan di spanduk atau media sosial.
Menurutnya, semangat juara harus tercermin dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, hingga inovasi dan integritas.
“Juara bukan berarti tidak pernah jatuh. Juara adalah mereka yang ketika jatuh, memilih untuk bangkit, belajar, dan melangkah lebih jauh,” tegasnya.

