“Revisi Perda inilah, nantinya akan menjadi sebuah hal yang dapat melindungi anak-anak kita Dari bahaya rokok,” tegasnya.

Baca Juga: Hadiri Peresmian Pagoda Sata Sahasra Buddha, Adi Prihantara Sebut Pemerintah Dukung Pengembangan Pariwisata

Untuk penegakan ini, Cak Nur panggilan akrabnya menegaskan akan memberlakukan aturan yang ketat dilingkungan kerjanya terlebih dahulu.

“Untuk awal, kita akan menerapkan aturan merokok yang ketat di lingkungan DPRD Batam ini,” terangnya.

Hal ini langsung mendapatkan respon positif dari Kak Seto sambil mengagungkan jempolnya berkali-kali di hadapan Cak Nur.

“Kami sangat mengapresiasikan apa yang sudah diambil dan diputuskan Pimpinan dan anggota di DPRD Kota Batam,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Kak Seto bersama Perwakilan generasi muda menyerahkan deklarasi suara anak sehat tanpa rokok kepada Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto yang berisikan 10 butir pernyataan. antara lain;

1. Mendukung pemerintah untuk menutup akses rokok bagi anak melalui penaikkan harga, deteksi usia pembeli yang ketat, serta pelarangan penjualan rokok eceran.

2. Mendorong pemerintah untuk meningkatkan partisipasi pedagang termasuk pusat perbelanjaan dengan sosialisasi, apresiasi, dan sanksi dalam komitmen perlindungan anak dari akses rokok.

3. Mendesak pemerintah untuk meregulasi larangan iklan, promosi, dan sponsorship rokok termasuk di dunia digital.

Baca Juga: Dalam Menurunkan Angka Pelanggaran Lalulintas, Ditlantas Polda Kepri Masukkan Pelajaran Pendidikan Lalulintas