Aksi polos namun enerjik tersebut sukses mengundang decak kagum dan tepuk tangan meriah dari para wisatawan.
Kemeriahan semakin terasa saat para turis diajak naik ke atas panggung untuk berjoget bersama para penari.
Suasana penuh tawa dan keceriaan pun tercipta, mencerminkan kehangatan perayaan lintas budaya.
Ko Edi, pengurus vihara, menyampaikan rasa haru atas kehadiran wisatawan asing dalam perayaan Imlek tahun ini.
“Ini pertama kalinya Imlek di sini dihadiri turis luar negeri. Kami sangat bangga dan senang melihat mereka menikmati budaya kami,” katanya.
Menurutnya, momen tersebut menjadi peluang besar dalam memperkenalkan wisata budaya Anambas ke dunia internasional.
Kehadiran turis asing diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah tersebut.
Selain mengikuti perayaan Imlek, para wisatawan juga memanfaatkan waktu untuk menjelajahi potensi wisata alam Anambas yang terkenal dengan keindahan laut dan pulau-pulaunya.
Perayaan Imlek 2577 pun tidak hanya menjadi momentum keagamaan dan budaya, tetapi juga sarana promosi pariwisata yang efektif bagi Kabupaten Kepulauan Anambas.

