Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan dan informasi disampaikan secara berjenjang melalui pimpinan masing-masing perangkat daerah sehingga dapat diteruskan secara terstruktur kepada seluruh unit terkait. Dengan demikian, substansi kebijakan dapat dipahami dan dijalankan secara optimal.

Selain itu, Sekda menilai keberhasilan pelaksanaan program sangat bergantung pada kesiapan tim yang memahami kondisi daerah, menguasai data, serta memahami indikator-indikator yang menjadi dasar penilaian.

Pemahaman yang baik terhadap alur komunikasi dan pelaporan juga dinilai penting agar koordinasi berjalan efektif dan laporan dapat disampaikan tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Sahtiar turut mengingatkan seluruh OPD agar memperhatikan tenggat waktu validasi dan tahapan penilaian PEKPPP.

Meski sejumlah OPD yang menjadi focus penilaian telah menunjukkan hasil yang baik, ia menegaskan masih diperlukan kerja keras, koordinasi lintas sektor, dan perhatian terhadap detail setiap indikator penilaian.

“Penilaian PEKPPP ini harus dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Karena itu, seluruh OPD harus bekerja secara serius, memahami tugas dan data yang menjadi tanggung jawab masing-masing, serta terus memperkuat koordinasi agar hasil yang dicapai benar-benar mencerminkan kinerja yang optimal,” tegasnya.

Melalui penguatan sinergi, komunikasi, dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap seluruh tahapan PEKPPP dapat berjalan sesuai rencana dan menghasilkan capaian maksimal dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik.