Ia berharap para jamaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dan membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami berharap para jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mampu menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama di Tanah Suci semoga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Tetti juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan masyarakat yang selama ini turut memberikan doa dan dukungan bagi para jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Keberangkatan hingga kepulangan jamaah tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga serta masyarakat. Semoga kebersamaan dan semangat kekeluargaan seperti ini terus terjaga di tengah masyarakat Jemaja Timur,” tuturnya.

Prosesi penyambutan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Usai tiba di pelabuhan, para jemaah menerima ucapan selamat dari keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir sebelum melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing.

Kepulangan enam jamaah haji asal Desa Bukit Padi tersebut menjadi momen yang membahagiakan bagi masyarakat Jemaja Timur sekaligus ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.