HARIANMEMOKEPRI.COM – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Pelabuhan Berhala Letung saat enam jamaah haji asal Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, tiba kembali di kampung halaman pada Rabu (3/6/2026).

Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut langsung oleh Camat Jemaja Timur Tetti Amalia, Camat Jemaja, Camat Jemaja Barat, sejumlah kepala desa se-Pulau Jemaja, serta keluarga dan masyarakat yang telah menunggu di pelabuhan.

Sebelum tiba di Letung, rombongan jamaah haji menempuh perjalanan dari Batam menggunakan kapal feri VOC.

Setelah menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci hingga kembali ke daerah asal, seluruh jamaah dilaporkan tiba dalam keadaan sehat dan selamat.

Camat Jemaja Timur, Tetti Amalia, mengaku bersyukur atas kepulangan seluruh jamaah haji asal Desa Bukit Padi yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji tahun 2026.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyambut langsung kepulangan enam jemaah haji asal Desa Bukit Padi. Kami bersyukur seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci,” ujarnya.

Menurut Tetti, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan kesabaran.

Karena itu, kepulangan para jemaah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pemerintah kecamatan maupun masyarakat.

“Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT yang tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menjalaninya. Oleh karena itu, kami turut berbahagia melihat para jemaah kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat,” katanya.

Ia berharap para jamaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dan membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami berharap para jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mampu menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama di Tanah Suci semoga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Tetti juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan masyarakat yang selama ini turut memberikan doa dan dukungan bagi para jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Keberangkatan hingga kepulangan jamaah tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga serta masyarakat. Semoga kebersamaan dan semangat kekeluargaan seperti ini terus terjaga di tengah masyarakat Jemaja Timur,” tuturnya.

Prosesi penyambutan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Usai tiba di pelabuhan, para jemaah menerima ucapan selamat dari keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir sebelum melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing.

Kepulangan enam jamaah haji asal Desa Bukit Padi tersebut menjadi momen yang membahagiakan bagi masyarakat Jemaja Timur sekaligus ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.