“Yang terpenting bukan hanya terdaftar, tetapi peserta aktif sehingga dapat langsung dilayani tanpa hambatan administratif,” tegasnya.

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Kepulauan Anambas dinobatkan sebagai penerima UHC Awards 2026 Kategori Madya, yakni kategori yang diberikan kepada daerah dengan konsistensi tinggi dalam pencapaian serta keberlanjutan implementasi UHC.

Dewi menjelaskan, kategori Madya menunjukkan bahwa Anambas tidak sekadar mengejar angka kepesertaan, tetapi juga menjaga kualitas serta kesinambungan sistem jaminan kesehatan.

“Ini mencerminkan keseriusan Pemkab Anambas dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan, bukan program sesaat,” katanya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi intens antara Pemkab Kepulauan Anambas di bawah kepemimpinan Bupati Aneng dengan BPJS Kesehatan, khususnya dalam penguatan segmen PBPU Pemerintah Daerah pada program JKN-KIS.

Pemerintah daerah secara konsisten mengalokasikan anggaran serta melakukan pemutakhiran dan validasi data kepesertaan agar tidak ada warga yang tercecer dari perlindungan jaminan kesehatan, termasuk masyarakat rentan, pekerja bukan penerima upah, hingga warga di pulau-pulau terluar.