Tanjungpinang – Memperingati Hari Jadi Provinsi Kepri ke 20, Pemko Tanjungpinang menggelar upacara peringatan di Halaman Kantornya, Jl Daeng Marewa Senggarang, Senin (26/09) pagi.
Upacara diikuti seluruh pegawai negeri sipil/ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang memakai baju kurung lengkap dengan tanjak dan kain songket sebagai bentuk penghormatan hari jadi Provinsi Kepulauan.
Selaku inspektur upacara, Walikota Tanjungpinang Rahma menyampaikan, Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah pemerintahan provinsi yang ke 32 dibentuk melalui undang-undang nomor 25 tahun 2002 dan ditetapkan pada tanggal 24 September 2002.
Provinsi ini memiliki motto berpancang Amanah bersauh Marwah yang melambangkan semangat dan tekad serta Azam masyarakat Provinsi Kepulauan Riau.
“Dalam usia yang memasuki dua dekade ini, Provinsi Kepri semakin menunjukkan eksistensinya walaupun dihadapkan dengan berbagai tantangan yang semakin tidak menentu baik mulai pandemic hingga dampak krisis global saat ini,”
“Dengan semangat kebersamaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama FKPD, Pemerintah Kabupaten/Kota dengan segenap lembaga, instansi vertikal, seluruh elemen masyarakat, media, akademisi, dan dunia swasta berperan aktif mendukung eksistensi di bumi segantang lada ini, diantaranya dengan skema tujuh pembangunan,” ujarnya.
Skema tujuh pembangunan, Rahma melanjutkan, pertama terwujudnya pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi dimana ekonomi Kepri tumbuh sebesar 2,18 persen. Pada kuartal pertama tahun 2022 naik menjadi 2,83 persen dan pada kuartal kedua melejit naik sebesar 5,01 persen.
“Kedua produk domestik regional bruto (PDRB) menunjukkan trend positif mencapai angka Rp 180 triliun atau naik Rp 6 triliun dari tahun sebelumnya yakni Rp 174 triliun. Ketiga indeks pembangunan manusia mengalami peningkatan sebesar 0,20 poin. Keempat tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin berangsur membaik 5,75 persen pada tahun 2021. Kelima tingkat pengangguran terbuka mengalami trend penurunan positif 8,02 persen pada tahun 2021, Keenan Kualitas Kesehatan dan ketujuh kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah turut andil dalam pencapaian pembangunan di Bunda Tanah Melayu termasuk dalam memeriahkan peringatan HUT Provinsi Kepri yang ke 20 tahun ini.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai tanda untuk berjuang lebih keras tidak ada perjuangan dan kerja keras tidak menghasilkan apa-apa. Langkah kita pada hari ini sudah semakin serentak, laju perahu kita pun sudah semakin cepat namun kita belum berlabuh hingga garis akhir. Kita akan terus bersama-sama berkontribusi untuk menghadapi tantangan yang semakin tidak menentu sebagai perwujudan ekonomi pulih Kepri sejahtera,” pungkasnya.

