HARIANMEMOKEPRI.COM – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dabo Singkep menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Pulau Lingga.
PLN juga memastikan upaya pemulihan sistem kelistrikan terus dilakukan dan ditargetkan kembali normal pada minggu kedua Juli 2026.
Manager PLN ULP Dabo Singkep, Suheri, mengatakan pihaknya memahami dampak yang dirasakan masyarakat akibat gangguan pasokan listrik, terutama di Kecamatan Lingga, Lingga Timur, dan Lingga Utara.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kegiatan pendidikan.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas kondisi yang terjadi saat ini,” kata Suheri kepada HarianMemoKepri.com, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, sistem kelistrikan di Pulau Lingga saat ini masih mengalami defisit daya.
Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan pola pemadaman bergilir guna menjaga kestabilan jaringan dan memastikan seluruh pelanggan tetap memperoleh pasokan listrik secara bergantian.
Menurut Suheri, langkah pengaturan beban menjadi solusi sementara untuk menghindari gangguan yang lebih luas pada sistem kelistrikan.
“Kalau tidak dilakukan pengaturan beban, maka dampaknya bisa lebih luas. Karena itu dilakukan pemadaman bergilir agar semua wilayah tetap mendapat kesempatan menikmati listrik secara bergantian,” ujar Suheri.

