HMK, Anambas — Kepala Perum Bulog Kabupaten Kepulauan Anambas, Rustam Efendi, menegaskan bahwa persediaan beras di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Idulfitri. Ia memastikan masyarakat tidak perlu cemas mengenai pasokan beras Bulog. Selasa, 24/02/2026.

Rustam menyampaikan bahwa total stok beras yang tersedia saat ini mencapai lebih dari 400 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 244 ton berada di gudang, 100 ton sudah masuk, dan 100 ton lainnya masih dalam perjalanan menuju Anambas. Dengan jumlah itu, kebutuhan masyarakat dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan.

“Kami pastikan stok beras Bulog di Anambas aman dan cukup hingga Idulfitri. Jadi masyarakat tidak perlu takut akan kekurangan beras,” ujarnya.

Bulog, lanjutnya, telah melakukan antisipasi sejak awal, terutama sebelum memasuki musim angin kencang yang kerap menghambat pengiriman logistik ke wilayah kepulauan. Persiapan rutin juga dilakukan menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idulfitri.

“Sebelum angin kencang, stok sudah kami siapkan. Apalagi menjelang hari besar, kami memang selalu menambah cadangan agar distribusi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Untuk menyalurkan beras ke masyarakat, Bulog memanfaatkan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di seluruh wilayah Anambas, termasuk di Jemaja dan Palmatak. Agar distribusi tetap merata, setiap RPK dipatok penyaluran maksimal 2,5 ton per minggu, menyesuaikan daya serap masing-masing wilayah.

“Kita patok seluruh RPK di Anambas maksimal 2,5 ton per minggu. Tujuannya supaya stok tetap merata dan tidak terjadi kekosongan di wilayah pulau,” jelas Rustam.