Kedua Amenitas, semua fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi.

Ketiga adalah atraksi, termasuk atraksi alam. Alam itu sendiri menciptakan atraksi atau kegiatan yang bisa membuat orang senang datang, membeli dan sebaginya.

Baca Juga: Berikut Update Prakiraan Cuaca Kabupaten/Kota Se Provinsi Kepri Pada Dinihari

“Hari ini saya lihat ini ada potensi satu lagi atraksi alam, yakni panen madu lebah. Saya hadir disini untuk melihat potensi pariwisata di lokasi Tembesi Bengkel ini,” terangnya 

Menurut Ardi, tempat ini dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata. Namun jika melihat kepada aspek ‘3A’, lokasi ini masih memiliki persoalan dari segi akses. 

Ia mengatakan, perlu pembukaan akses agar wisatawan dapat sampai ke lokasi dalam waktu yang terukur dan nyaman. Juga pembenahan toilet umum, tempat makan, tempat membeli oleh-oleh dan lainnya.

Baca Juga: Jelang Laga Manchester United vs Liverpool Nanti Malam, Kedua Pelatih Serukan Permohonan Kepada Suporter

“Ini adalah atraksi alam, tinggal menambah sedikit-sedikit lagi, misalnya menambahkan tarian penyambutan atau lainnya. Ini merupakan tantangan bagi kita. Saya berharap dari Pak Lurah, Pak RT dan kita semua agar bagaimana tiga hal tadi, akses, amenitas dan atraksinya dapat kita benahi,” tutur Ardiwinata.

Ardi berharap agar kedepan bisa juga dikembangkan home stay, dimana Wisatawan bisa tinggal dan beratraksi dengan masyarakat.

Terkait persoalan aspek pendanaan, ia menyebutkan beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan, misalnya Kredit Usaha Rakyat (KUR), salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).