HARIANMEMOKEPRI.COM — Pj Walikota Tanjungpinang Hasan memantau harga persediaan bahan pokok di kawasan Pasar Bincen, Selasa (24/2023).

Selain memantau harga persediaan bahan pokok di Pasar Bincen, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan sekaligus meninjau distributor beras di Km 7.

Baca Juga: Batal Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Erick Thohir Bersikap Santai: Aku Rapopo

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan mengatakan, pantauan harga dan persediaan komoditas ini, berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat melalukan rapat TPID yang digelar Senin (23/2023) kemarin.

Baca Juga: Bulan November Mendatang Satlantas Polres Bintan Terapkan Tilang Elektronik Secara Serentak

“Semalam kita rapat inflasi bersama mendagri, memang berdasarkan data kita terendah nomor 4 tingkat Sumatera, namun begitu, ada rekomendasi dari Mendagri kita tetap mantau harga terutama beras, gula, dan cabai,” ujarnya.

Hasil dari tinjauan saat ini, kata Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, memang ada perbedaan harga cabai setan diantara satu pedagang dengan pedagang lainnya.

Baca Juga: Operasi Mantap Brata Seligi, 8 Orang Personil Polres Bintan Menjaga Penyimpanan Logistik KPU Bintan

“Ada yang jual Rp 68 ribu, Rp 75, Rp 73 ribu per kilogram. Tapi tadi sudah saya minta kadis perdagangan untuk panggil pedagang dan distributornya, ngambilnya dari mana dan cari solusinya,” lanjutnya.

Baca Juga: Malam Kedua Sembahyang Keselamatan Kelenteng Cetiya Ngi Ang Thiang Sian Tie Di Senggarang Begitu Antusias

Sedangkan untuk beras medium SPHP lanjutnya, ia sendiri sudah meminta kepada distributor Km 7 toko adil untuk menurunkan harga sehingga bisa menjual Rp 56 ribu per karung 5 kilogram beras medium.



“Tadi mereka jual Rp 57 ribu. Tapi sudah kita intervensi jual harus Rp 56 ribu. Karena ini kan distributor, masak jualnya mahal. Selain itu kita minta dipasang label harga supaya warga tahu,” terangnya.

Baca Juga: Adityo Agung Nugroho Gantikan Posisi Khairil Mirza Sebagai Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang

Yang jelas kata dia, harga dan persediaan bahan pokok saat ini masih stabil dan aman.

“Persediaan tercukupi, tinggal sekarang ini menjaga stabilitas harga dan kuncinya ada di distributor,” tuturnya.