HARIANMEMOKEPRI.COM — Rutan Tanjungpinang menggandeng koperasi dan mitra perorangan melakukan uji coba penanaman padi di Griya Abhipraya Sungai Manilai Tanjung Siambang Kelurahan Dompak, Jumat (20/2023).
Penanaman padi Rutan Tanjungpinang ini dengan lahan seluas 2 hektare. Selain padi juga terdapat Jagung, Kurma, dan anggur serta pohon matoa yang mulai di tanam sejak tanggal 3 September 2023 silam dengan metode Tabela (Tanam Benih Langsung).
Kepala Rutan Tanjungpinang Eri Erawan menyampaikan pada hari ini pihaknya mencoba pembinaan sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 22 tahun 2022
Tentang pemasyarakatan, pada pasal 6 ayat (1) penyelenggara sistem dan fungsi Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 dilaksanakan di Rutan, LPAS, Lapas,LPKA Bapas atau tempat lain yang di tentukan.
Baca Juga: Shafira, Ciccio, Ganta, dan Vonzy Seru-seruan di Funmatch ANC 2023
“Kami dalam hal ini juga mengikuti PP No 58 tahun 1999 pasal 10 disebutkan untuk pembinaan agar hasilnya lebih memadai boleh kita kerjasama baik melalui Yayasan, Koperasi maupun lembaga swadaya,” jelas Eri.
Untuk itu Eri menambahkan pihak Rutan Tanjungpinang menggandeng Koperasi Jasa Warga Sejahtera di singkat Jawara dan Perorangan salah satunya campur tangan dari Ady Indra Pawennari peraih penghargaan Pahlawan Indonesia bidang Inovasi Teknologi versi MNC Media.
Baca Juga: Alltrue Hotel Bintan Tanjungpinang Tempat Menginap Menyenangkan Dengan Tagline Stay True to All
Sehingga uji coba penanaman padi bisa terlaksana pada saat ini. Eri juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dalam membantu kepengurusan perizinan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Camat, Lurah, RT yang memberikan kesempatan kami untuk bekerjasama memudahkan perizinan,” lanjutnya.
Baca Juga: Bupati Bintan Roby Kurniawan Masuk Kader Partai Golkar Under 40 Tahun Bersama Kader Lainnya
Selain itu, dirinya berharap dengan uji coba penanaman padi seperti ini untuk persiapan KUHP baru Nomor 1 tahun 2023 yang akan dilaksanakan 3 tahun mendatang tanggal 2 Januari 2026. Agar hal ini menjadi pidana alternatif untuk kerja sosial.
“Mudah – mudahan bisa berhasil. Ini enam orang Warga Binaan Pemasyarakatan yang kami gunakan sudah turun pembebasan syarat Re integrasi, makannya yang di latih benar benar ingin pulang,” ucap Eri.
Apabila uji coba tersebut berhasil maka dapat digunakan sebagai pusat edukasi dalam hal ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar. Walaupun lahan bauksit bisa digunakan penanaman padi menjadi swasembada pangan.
“Alhamdulillah jika dilihat tanaman padi yang hijau seperti ini mudah-mudahan berhasil dan tinggal menunggu hasil panennya. Ini perdana di Dompak daerahnya memang bekas tambang bauksit jika ini berhasil bisa juga di tanam di perkarangan rumah masing-masing,” ungkap Eri.
Sementara itu, Ketua Koperasi Jawara Orbit Orion Sitompul mengatakan untuk persiapan lahan menggunakan metode media tanam cocopeat dicampur dengan tanah aslinya kemudian ditabur pupuk di aduk rata serta di salurkan air hingga tergenang setelah itu penanaman bibit.
“Sumber air yang kami gunakan di sini kebetulan berkarat, cuma menurut yang kami baca dari literasi tidak begitu berdampak karatnya karena tidak bisa diserap tumbuhan juga,” tutur Orbit.
Baca Juga: Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Hadiri Kick Off Meeting RPJPD Bersama Walikota Batam
Walaupun menjadi kendala masalah air, Orbit menambahkan dengan usia 40 hari setelah tanam ini terlihat subur yang menggembirakan khususnya pada tanaman padi.
“Kebetulan daerah sini banyak mengandung bauksit jadi bisa di katakan ekstrem. Bibit ini jenis Impari dengan masa panen 90 – 100 hari,” pungkasnya.
Baca Juga: BMGQ Silaturahmi Dengan DPRD Kota Batam, Bahas Pendidikan Al Quran Di Kota Batam
Pada uji coba perkebunan seperti penanaman padi, perikanan dan peternakan merupakan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan membangun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
SAE sendiri sarana pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sebelum kembali ke masyarakat (Proses Reintegrasi Sosial).
Baca Juga: Pulang Jadi Tour Guide Di Bali, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Dan Tinggalkan Wasiat Untuk Pamannya
Pelaksaan SAE juga bertujuan mengoptimalkan pembinaan kemandirian dengan membaudkan warga binaan pemasyarakatan di tengah masyarakat dan membuka peluang partisipasi serta edukasi bagi masyarakat tentang kegiatan dan hasil produk pembinaan kemandirian sehingga terbangun citra positif penyelenggaraan sistem pemasyarakatan

