Sementara itu, Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan komitmen pihaknya untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Pulau Penyengat bukan hanya destinasi sejarah dan budaya, tapi juga dapat menjadi pusat kemajuan ekonomi. Digitalisasi layanan keuangan, peningkatan literasi, serta pemanfaatan teknologi akan menjadi motor penggerak inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Abdul Rohim, Branch Manager BRK Syariah Pamedan Tanjungpinang. Ia menjelaskan, tabungan Simpel merupakan investasi jangka panjang untuk siswa, dengan setoran awal yang sangat terjangkau.
“Untuk membuka tabungan Simpel cukup Rp1.000. Program ini memang dirancang agar siswa terbiasa menabung dari uang jajannya,” terangnya.
Abdul Rohim menambahkan, BRK Syariah menggandeng sekolah-sekolah dalam pelaksanaan program ini.
Mekanisme penyetoran tabungan nantinya akan disesuaikan, baik per bulan maupun per periode tertentu.
“Tujuan utama tabungan pelajar ini adalah mendidik siswa supaya bisa berhemat dan membangun kebiasaan menabung sejak dini,” pungkasnya.

