HARIANMEMOKEPRI.COM — Pencemaran Air Sumur membuat geger warga RT 03/14 Kelurahan Tanjunpinang Barat.

Pasalnya Pencemaran Air Sumur ini telah tercemar oleh BBM sehingga berubah warna dan berbau bahkan sangat mudah tersambar api.

Baca Juga: 423 DCT Telah Di Umumkan KPU Tanjungpinang, Keterwakilan Perempuan Capai 37,8 Persen

Oleh karena itu dengan Pencemaran Air Sumur tersebut membuat warga sekitar sangat susah untuk menggunakan air sumur untuk keperluan sehari hari.

Menanggapi hal itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menyampaikan Pemerintah akan menyurati PT. Pertamina terkait sumur warga yang tercemar oleh BBM.

Baca Juga: Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo Tanam Pohon Secara Serentak Dalam Rakor Pembinaan SDM Dan PNS Polri

“Kita cek dulu, takutnya ada saluran air yang memang berdekatan dengan SPBU,” kata Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, usai menyalurkan bantuan beras CBP, di Kelurahan Tanjung Unggat, Sabtu (4/2023).

Baca Juga: Temuan Pengguna Kartu Brizzi Tidak Sesuai Dengan Plat Kendaraan, Hasan Akan Tindak Lanjut Bersama Pertamina

Menurut Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, pihaknya telah menurunkan stokeholder ke lokasi sumur yang tercemar.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga sudah mengambil sampel air tersebut untuk dilakukan pengecekan.

Baca Juga: Wilayah Kecamatan Tanjunpinang Kota Terdapat 55 TPS Dan 1 TPS Rawan Pada Pemilu Mendatang

“Dari pihak SPBU juga sudah bergerak, mereka melakukan pengecekan di tangki minyak dan sumur yang tercemar,” tuturnya.

Tidak hanya DLH yang diturunkan, BPBD Tanjungpinang juga telah menyalurkan air bersih bagi warga yang terdampak pada Pencemaran Air Sumur ini.

Baca Juga: Gubernur Kepri Bersama Pj Walikota Tanjungpinang Berikan Bantuan Pangan Beras Kepada Ribuan Penerima Manfaat

“Untuk bantuan air bersih sudah kita berikan, dan kita datangkan terus melalui BPBD,” ujarnya.

Kendati demikian, selama masih dalam pengecekan tersebut, pihaknya telah mengintruksikan kepada RT/RW setempat untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan di lokasi.

Baca Juga: Simbol Semangka Palestina Makin Populer Di Media Sosial, Ini Dia Sejarah Singkatnya

“Untuk pengamanan di rumah mungkin kita minta RT/RW setempat, kita juga minta Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk ikut mengawasi,” pungkasnya.