HARIANMEMOKEPRI.COM — Anugerah piala Adipura 2022 yang kembali diraih Tanjungpinang untuk ke 16 kalinya tahun ini membawa banyak berkah.
Tidak hanya berkah bagi sekitar 420 orang Petugas Kebersihan yang menerima bonus masing-masing Rp 200 ribu dari Baznas Kota Tanjungpinang
Rp 400 ribu dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),Kota Tanjungpinang juga akan segera memulai pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).
Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, mengatakan mesin tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah plastik, yang sangat sukar terurai secara alami.
Mesin destilator sampah plastik tersebut, sedang dalam proses pengiriman dan nantinya akan ditempatkan di tempat pembuangan akhir.
“Kita buat percontohan dulu. Jika berhasil, tentu penggunaannya akan diperluas lagi hingga masalah sampah plastik yang sukar terurai bisa ditangani.”
Baca Juga: Sejak Dari Bayi Reza Rahadian Sudah Ditinggalkan Sang Ayah dan Harus Jadi Tulang Punggung Keluarga
“Pengolahan sampah plastik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, merupakan target kita ke depan,” ucap Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, di sela acara penyambutan piala Adipura 2022 di Lapangan Pamedan Jln A Yani, Kamis (02/2023).
Sebelumnya, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma Rahma bersama Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah melakukan arak-arakan piala Adipura 2022 dari Kantor Walikota Tanjungpinang menuju Lapangan Pamedan Jln A Yani. Arak-arakan tersebut mendapat sambutan luas dari masyarakat yang dilewati konvoi piala Adipura 2022
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Anambas Siang Sampai Sore Hujan Lebat dan Malam Hari Berawan
Saat penyambutan di Lapangan Pamedan Jln A Yani, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh petugas kebersihan, aktivis dan penggiat lingkungan, RT/RW, dan seluruh masyarakat yang turut peduli terhadap upaya menciptakan Tanjungpinang yang bersih dan lestari.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran Forkopimda, yang aktif dan secara langsung ikut terjun dalam upaya menciptakan kebersihan di Tanjungpinang.
Lebih jauh, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan saat ini Tanjungpinang sudah memiliki 52 bank sampah yang tersebar di 18 Kelurahan.
Baca Juga: Hujan Ringan Masih Membasahi Kecamatan Daik Lingga Sampai Malam Hari
Eksistensi bank sampah ini, merupakan salah satu manajemen pengelolaan sampah yang ikut andil membentuk budaya baru masyarakat Tanjungpinang untuk menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis.
Hingga, masyarakat tidak serta merta membuang sampah ke tempat-tempat pembuangan sementara.
“Terima kasih kepada semua pihak. Bersama-sama kita akan menjadikan Tanjungpinang yang lebih bersih dan sehat. Jika dikelola dengan baik, sampah sekalipun akan memiliki nilai ekonomi.
Baca Juga: Tanjung Balai Karimun Diperkirakan Mengalami Hujan Ringan Hingga Malam
“Dan ini akan turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walikota Tanjungpinang Hj Rahma.***

