“Usia 24 tahun itu masa mencari jati diri, begitu juga dengan Tanjungpinang. Kami terus menata dasar yang kuat agar kota ini terus berbenah dan diberkahi,” tambahnya.

Meskipun pemerintah kota saat ini menghadapi tantangan berupa pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp142 miliar,

Lis menegaskan hal itu tidak akan mengurangi semangat Pemko Tanjungpinang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami bersama jajaran terus berupaya menghadirkan aparatur yang berintegritas, bekerja dengan hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap warga,” ungkapnya.

Lis juga mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Tanjungpinang agar tetap aman dan harmonis.

“Alhamdulillah, Tanjungpinang tetap damai berkat warga yang peduli dan saling menjaga. Inilah kekuatan kita sebagai kota yang rukun dan guyub,” ujarnya.

Selain penyerahan paket sembako, Lis juga menyalurkan bantuan dari Baznas Kota Tanjungpinang kepada pengurus masjid dan para pendakwah di Masjid Darussalam.