“Kami terkendala dengan adanya kabel dan pipa air, jadi harus lebih berhati-hati. Kalau soal target penyelesaian, itu kapasitasnya pihak terkait. Kami hanya bertugas mengerjakan sesuai arahan,” jelasnya.

Saat ini, pekerjaan masih dalam tahap pemasangan bronjong kawat berukuran panjang 1,5 meter, tinggi 1 meter, dan lebar 1 meter.

Bronjong tersebut nantinya akan diisi dengan batu untuk menjaga kestabilan tanah tanpa menggunakan material cor.

“Di dalam bronjong disusun batu sebagai penahan tanah, seperti sistem batu miring,” tambah Cecep.

Ia juga menyebutkan bahwa para pekerja mulai bekerja sejak pagi hingga sore hari. Namun, jika kondisi mendesak, mereka siap bekerja hingga malam.

“Biasanya kami bekerja sampai pukul 17.00 WIB. Tapi kalau memang diperlukan dan sifatnya mendesak, kami siap lembur hingga malam,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Reservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kepri, Suji Hartanto, mengatakan bahwa pekerjaan pondasi saat ini masih berlangsung.

“Kami sudah mulai melakukan pengecoran lantai kerja setelah sebelumnya memasang pondasi pancang dengan kayu besar,” ungkapnya.