HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah melakukan langkah dan upaya dalam mengatasi harga cabai maupun bahan pokok lainnya.

Langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Satgas Pangan, FKPD serta Dinas terkait salah satunya gencar melaksanakan Operasi Pasar Murah.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi Ketua IPSI Tanjungpinang Periode 2023-2027, Iptu Syamsuria Pasang Target Pada Popda Dan Porprov 2024

“Gerakan pangan murah dilaksanakan sebagai upaya mengendalikan harga bahan pokok, yang tujuannya untuk meringankan beban masyarakat. Operasi Pasar Murah juga gencar dilaksanakan dari Disdagin Tanjungpinang,” ucapnya melalui WhatsApp, Minggu (26/2023).

Selain itu, pihaknya memiliki DID (Dana Insentif Daerah) dalam pengendalian inflasi dan menjadi kebijakan subsidi bagi harga cabai.

Baca Juga: Tingginya Harga Bahan Pokok Jelang Akhir Tahun, Rahma Ajak Masyarakat Berdoa Supaya Pemko Tanjungpinang Segera Carikan Solusi

Upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengatasi hal ini berupa Operasi pasar, Gerakan Pangan Murah, Pasar Murah, pemberian bantuan Pupuk bibit dan pestisida kelompok petani, subsidi Trasportasi untuk cabe

Adapun Inflasi di Tanjungpinang kini berada terendah se Sumatera. Berkat kerja keras seluruh Stakeholder dalam melakukan pemantauan harga dan menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Baca Juga: Ditlantas Polda Kepri Berikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Bagi Warga Negara Asing

Sehingga angka inflasi dapat terkendali berkat koordinasi bersama FKPD Kota Tanjungpinang dalam mengambil kebijakan melalui TPID Tanjungpinang.

“Saya bisa melakukan ini berkat koordinasi bersama dengan FKPD kota dalam rapat – rapat pengambilan kebijakan melalui TPID tim pengendalian inflasi daerah Kota Tanjungpinang. Dan angka inflasi cukup baik dan terkendali,” ucapnya.

Baca Juga: Satpol PP Tanjungpinang Menghimbau Kepada Masyarakat Jaga Ketertiban Umum Bersama

Mengenai kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang yakni kebijakan subsidi bagi harga cabai, mendapat respon positif dari Pedagang Pasar Bintan Center.

Udin, pedagang Bintan Center mengaku siap menurunkan harga cabai jika subsidi dari pemerintah sudah dijalankan.

Baca Juga: Operasi Pasar Murah Dan Peresmian Gedung Tanjak, Tempat Pengembangan Pemasaran Produk IKM

“Tergantung dari tempat ambil distributor, kalau memang sudah disubsidi dan distributor menurunkan harga, kita pasti turunkan,” kata Udin.

Menurutnya, tingginya harga cabai cukup meresahkan para pedagang, sebab harus menanggung banyak keluhan dari pelanggannya.

Baca Juga: Bobby Jayanto Sampaikan Program Pemerintah Serta Tampung Aspirasi Dalam Agenda Reses

Namun, dilihat dari tingginya harga cabai ini, bukan hanya terjadi di Tanjungpinang saja melainkan juga terjadi dari daerah penghasil seperti Jawa.

“Bahkan di pasar induk Jakarta cabai setan ini sudah Rp98 ribu, bagaimana dengan kita yang harus dikirim lagi menggunakan transportasi,” ujarnya.