HARIANMEMOKEPRI.COM — Pasar Puan Ramah yang menjadi tempat relokasi bagi para pedagang sudah mulai sepi belakangan ini, Selasa (18/2023)
Relokasi pedagang di Pasar Puan Ramah merupakan tempat sementara bagi pedagang yang berada di pasar baru KUD 1, 2 hingga blok D.
Baca Juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Terima Tiga Penghargaan Sekaligus Dari Menparekraf
Hal ini dilakukan Pemko Tanjungpinang mengingat lokasi di Pasar KUD sedang dilakukan progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang.
Sebanyak sekitar 800 an pedagang dipindahkan ke Pasar Puan Ramah di Km 7 atau belakang Kantor Disdukcapil Tanjungpinang sejak tanggal 23 September 2022 silam hingga saat ini.
Baca Juga: Tik Tok Shop Lebih Berpotensi Menghasilkan Cuan Daripada Shopee
Namun kenyataannya Pasar Puan Ramah kerap kali terlihat lengang dari pembeli bahkan banyaknya pedagang mengeluh karena sepi dari pembeli dalam mencari kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi sepinya di Pasar Puan Ramah, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan bahwa membangun suatu embrio pasar itu butuh waktu.
Baca Juga: Sebanyak 116 Kantong Darah Terkumpul, Ketua Kopdar Kepri Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Donatur
“Yang menyebabkan hari ini mungkin enggan mampir karena memang karena tidak lengkap, karena kuncinya pasar itu maju lengkap,” ungkap Walikota Tanjungpinang Hj Rahma usai menghadiri Festival Pekan Muharram di Mall TCC.
Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menjelaskan relokasi tersebut diperuntukkan untuk sementara karena pada hari ini sedang mempersiapkan pembangunan yang hampir rampung.
Baca Juga: Sambut HBA 63 dan HUT IAD XXIII, Kejaksaan Tinggi Kepri Selenggarakan Donor Darah
“Jadi kita kan memberi laluan, alangkah tidak bijaknya pemerintah kalau saya membangun sesuatu dengan tidak memikirkan bagaimana nasib mereka dalam masa pembangunan,”pungkasnya.***

