HARIANMEMOKEPRI.COM — Museum sultan sulaiman badrul alamsyah (SSBA) Kota Tanjungpinang mengadakan malam keakraban dengan pelaku seni dan budaya dalam rangka merayakan hari jadi ke-14 dengan penampilan musik dari group band D’Heritage, Selasa (31/2023) malam.
Acara tersebut berlangsung di museum sultan sulaiman badrul alamsyah, Jalan Ketapang No. 2, Kota Tanjungpinang. Dan hadir pula 19 orang dari Veteran UMNO Bahagian Pontian, Persatuan Warga Bersara Pontian dan Pelancungan Pontian Johor-Malaysia.
Pada kesempatan yang sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang memberikan piagam penghargaan kepada pelaku seni yang menghibahkan koleksi pribadi ke museum sultan sulaiman badrul alamsyah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Hartanto mengatakan keberadaan museum sultan sulaiman badrul alamsyah di Kota Tanjungpinang tentu memiliki arti penting dan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk menggali pengetahuan tentang sejarah dan budaya kota Tanjungpinang.
Baca Juga: Isu Penculikan Anak Meresahkan, AKP Brasta: Awasi Anak anak Saat Bermain Luar Rumah
Menurutnya, sebagai masyarakat yang berbudaya dan beradab, sudah menjadi tugas semua untuk selalu memastikan kelestarian nilai-niai adat dan tradisi lokal.
“Di museum ini masyarakat bisa memahami, mengembangkan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Bambang.
Bambang mengajak masyarakat agar selalu menjadikan museum sultan sulaiman badrul alamsyah sebagai media rekreasi dan edukasi untuk mempelajari serta memahami sejarah perjuangan Kota Tanjungpinang tercinta ini.
Nilai-nilai kearifan yang ada di dalam Museum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai simbol identitas kehidupan masyarakat di kota Tanjungpinang.
Baca Juga: Bumdes Tingkat Nasional di Gelar Tiga Hari, Polres Bintan Libatkan Ratusan Personel Gabungan
“Dengan begitu, kita lebih mengenal jati diri kita sebagai masyarakat Kota Tanjungpinang. Semoga, di usia yang ke 14 ini, museum sultan sulaiman badrul alamsyah semakin maju dan dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat dan kota yang kita cintai ini,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri menyampaikan acara malam keakraban ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelaku seni dan budaya, serta pemilik koleksi yang telah menghibahkan koleksinya di museum sultan sulaiman badrul alamsyah.
“Museum ini dapat berdiri dan berjalan berkat adanya kontribusi dari para pelaku seni dan pemilik koleksi. Malam keakraban ini sebagai wujud apresiasi dan juga untuk mempererat tali silaturahim antara museum dan pemilik hibah koleksi,” ucap Nazri.
Nazri menyebutkan, sampai saat ini koleksi yang dikelola dan diamankan pada museum SSBA berjumlah 2.613 koleksi, di mana jumlah yang dikembangkan dan sudah dilakukan pengkajian ada 20 koleksi, 450 koleksi yang telah dilakukan konservasi pada 2022, dan koleksi yang dimanfaatkan untuk dipamerkan di ruang pameran tetap museum berjumlah 284 koleksi.
Baca Juga: Lampu Petromax , Jasamu Tetap Terkenang, Terangi Rumah Warga Lingga di Zaman Dahulu
“Sedangkan, jumlah pengunjung ke museum pada 2022 mencapai 10.239 orang,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Nazri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama dengan museum, sehingga museum sultan sulaiman badrul alamsyah tetap berjalan sampai sekarang.
“Semoga kerja sama ini terus terjalin dan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan museum sultan sulaiman badrul alamsyah dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat, terutama generasi muda terkait sejarah kota Tanjungpinang,” pungkas Nazri.

