Di Pulau Penyengat nanti, pihaknya melibatkan SKPD Provinsi Kepri, sehingga terdapat koordinasi sinergi antara Pemprov Kepri dengan Kota Tanjungpinang.
“Untuk titik lokasi pesisir terdapat 7 titik dan Penyengat. Di Pulau Penyengat ini nanti kita bagi dimana setiap titik terdapat 30 – 35 orang yang terlibat, koordinatornya ditunjuk dari OPD Provinsi, TNI-Polri dan OPD Tanjungpinang,” ungkapnya.
Sementara dari pihak DLH Tanjungpinang sendiri akan menyiapkan para petugas, alat-alat. Sedangkan sampah yang terkumpul nantinya ditimbang serta di pilah.
“Tadi ada permintaan bahwa sampah plastik tolong di pisahkan kemudian dilakukan penimbangan tersendiri. Karena memang 2 tahun ini fokus kita bagaimana memerangi sampah plastik,” pungkasnya.

