HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemadaman listrik kembali melanda Kota Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (13/10/2026), setelah sebelumnya mengalami blackout atau padam listrik total selama sehari penuh.
Kali ini, pemadaman listrik dilakukan secara bergilir dengan estimasi waktu sekitar 6 hingga 7 jam di sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang.
Kondisi tersebut membuat masyarakat kembali merasakan dampak gangguan kelistrikan.
Tak hanya listrik, jaringan internet juga dilaporkan mengalami gangguan sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan informasi.
Manager PLN ULP Bintan Center, Gogor Pasuko DSW, saat dikonfirmasi membenarkan adanya jadwal estimasi penyalaan listrik untuk sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang pada 13 Oktober 2026.
“Benar bang, ini estimasi jadwal menyalanya bang,” terang Gogor.
Ia menjelaskan, pemadaman bergilir dilakukan karena pasokan listrik dari Batam menuju Pulau Bintan belum dapat disalurkan secara normal.
“Penyebab dari Batam masih belum terkonfirmasi. Untuk di Tanjungpinang saat ini penyalaan bergilir karena suplai dari Batam belum bisa ke Pulau Bintan, bang,” pungkasnya.
Jadwal Penyalaan Listrik Dibagi Dua Kelompok
Berdasarkan jadwal estimasi yang disampaikan PLN ULP Bintan Center, waktu penyalaan listrik dibagi menjadi dua kelompok waktu.
Kelompok pertama mencakup estimasi penyalaan pukul 06.00–12.00 WIB dan 18.00–24.00 WIB. Sementara kelompok kedua mencakup pukul 00.00–06.00 WIB dan 12.00–18.00 WIB.
Untuk kelompok pertama, sejumlah wilayah yang tercantum meliputi Jalan Ganet, Jalan Rajawali, Jalan Nangka, Jalan Indonesia Timur, Jalan Angsana, Jalan Nusantara, Jalan Adi Sucipto, Jalan Jatayu, Jalan Merpati, Jalan Garuda, Jalan Lembah Merpati, Jalan Asia Afrika, kawasan Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), hingga PDAM Sei Pulai.
Wilayah lainnya meliputi Jalan Raya Senggarang, Jalan Sei Timun, Jalan Damai, sebagian Jalan Daeng Celak, Kampung Sei Ladi, Pulau Dompak, Kantor Gubernur Kepri, Kantor DPRD Provinsi Kepri, serta sejumlah wilayah di Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Sementara itu, kelompok kedua mencakup Jalan WR Supratman, Jalan Rajawali, Jalan Nuri Indah, Jalan Uban Lama, Jalan Suka Ramai, Jalan Kulai, Jalan Mustofa, kawasan Kijang Kencana, Jalan Ganet, Jalan Bandara, serta sejumlah ruas jalan lainnya.
Jadwal tersebut juga mencakup Jalan Raya Uban Kilometer 13–15, Jalan Trijaya, Jalan Bambu Kuning, Jalan Lintas Barat, Jalan Hang Lekir, Jalan Radar, Jalan Hang Kasturi, Jalan Punai, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tulip, Perumahan Bumi Indah, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jalan Kauman, serta sejumlah kawasan perumahan.
Kampung Bugis hingga Pulau Penyengat Terdampak
Di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota, jadwal estimasi penyalaan listrik juga mencakup Kelurahan Kampung Bugis, Jalan Daeng Kamboja, Jalan Datuk Pakai, Kampung Senggarang Darat, Jalan Abdul Rahman, serta sejumlah fasilitas umum, termasuk kantor kecamatan dan puskesmas.
Selain itu, Pulau Penyengat, kawasan Polsek Tanjungpinang Kota, dan Gedung Lantai 5 turut tercantum dalam daftar estimasi penyalaan listrik tersebut.
PLN ULP Bintan Center mengingatkan bahwa jadwal penyalaan listrik tersebut bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi sistem kelistrikan.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan pasokan listrik.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari PLN guna mengetahui perkembangan kondisi kelistrikan dan estimasi penyalaan listrik di wilayah masing-masing.

